Begini Skema Restrukturisasi Obligasi USD 274,5 Juta Modernland (MDLN) di Singapura
TheEconopost.com, PT Modernland Realty Tbk (MDLN) dan anak usahanya, Modernland Overseas Pte. Ltd., menunggu keputusan investor atas usulan restrukturisasi obligasi senior berjaminan senilai 274,5 juta dollar AS yang semula jatuh tempo pada 30 April 2027.
Restrukturisasi tersebut mencakup perpanjangan jatuh tempo hingga 30 Juni 2028 serta perubahan struktur pembayaran bunga dan jaminan. Usulan itu disampaikan melalui skema pengaturan pra-paket berdasarkan Pasal 71 Undang-Undang Kepailitan, Restrukturisasi, dan Pembubaran 2018 Singapura.
Dalam pengumuman di Bursa Singapura pekan lalu (14/8) yang dikutip Sabtu, 22 Agustus 2026, obligasi yang direstrukturisasi merupakan obligasi senior berjaminan dengan bunga 6,00% senilai pokok 274.506.232 dollar AS, yang diterbitkan oleh Modernland Overseas Pte. Ltd.
Dalam pengumuman itu, MDLN menyebut usulan restrukturisasi disusun setelah melalui diskusi, masukan, dan permintaan dari pemegang obligasi serta penasihat mereka dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan skema tersebut, pemegang obligasi yang memenuhi ketentuan akan memperoleh biaya di muka sebesar 50 dollar AS untuk setiap 1.000 dollar AS jumlah pokok obligasi yang dimiliki pada waktu pencatatan.
Dengan asumsi proposal disetujui, Upfront Fee yang harus dibayar dalam skema restrukturisasi sekitar USD 13,73 juta atau sekitar Rp240 miliar (asumsi kurs Rp17.500 per dolar AS).
Selain memperpanjang jatuh tempo, struktur bunga juga akan diubah. Bunga PIK (payment-in-kind) akan dikenakan sebesar 3,00% per tahun sejak tanggal efektif restrukturisasi.
Adapun bunga atas obligasi yang telah jatuh tempo dan harus dibayarkan sebelum tanggal efektif restrukturisasi akan dikapitalisasi dan ditambahkan ke jumlah pokok obligasi pada tanggal efektif tersebut.
Restrukturisasi juga mengubah struktur jaminan. Sebagian jaminan yang saat ini melekat pada obligasi akan dilepaskan. Modernland dan grupnya kemudian diperbolehkan menggunakan jaminan yang dilepaskan tersebut untuk menjamin fasilitas pendanaan baru senilai 34 juta dollar AS.
Sementara itu, jaminan yang tersisa akan dialihkan kepada kendaraan bertujuan khusus atau special purpose vehicle (SPV) yang dibentuk untuk kepentingan kreditur. Pemegang obligasi yang telah direstrukturisasi akan memiliki kepentingan manfaat tunggal atas aset yang dialihkan ke SPV tersebut.
Pokok obligasi yang telah direstrukturisasi selanjutnya akan ditukar dengan sekuritas abadi yang diterbitkan SPV untuk kepentingan pemegang obligasi. Penukaran dilakukan berdasarkan nilai dolar per dolar.
Pokok obligasi tersebut juga akan dilunasi setelah pembayaran biaya di muka oleh penerbit, penyelesaian pengalihan jaminan, serta pembayaran biaya dan pengeluaran yang berkaitan dengan pengalihan tersebut.
Modernland menegaskan bahwa penukaran obligasi dengan instrumen baru dan pelunasan pokok akan dianggap berlangsung secara bersamaan dan tidak bergantung pada salah satu transaksi terjadi terlebih dahulu.
Pemungutan suara atas skema restrukturisasi tersebut dijadwalkan berakhir pada 24 Agustus 2026 pukul 16.59 waktu London atau 23.59 waktu Singapura. Setelah itu, penerbit bermaksud meminta persetujuan atas skema tersebut kepada Divisi Umum Pengadilan Tinggi Singapura.
Pengumuman Modernland menyatakan informasi mengenai skema restrukturisasi tersebut belum ditinjau oleh otoritas pengatur di Indonesia, Singapura, Amerika Serikat, maupun yurisdiksi lainnya.
| Bayar Sesuai Keinginan Anda Terima kasih telah membaca berita istimewa di The Econopost. Jika Anda menyukai jurnalisme kami, dukung kami dengan donasi sesuai keinginan. Tak ada paywall. Tak ada sponsor yang mengatur isi. Hanya Anda yang membuat kami tetap independen. Berapapun Donasi Anda, sangat berarti. ![]() Kontribusi Anda sangat berarti bagi kami untuk terus menghadirkan informasi eksklusif sesuai kebutuhan. |

