HeadlineIHSG

Profil Visionary Capital Pengendali Baru Platinum Wahab Nusantara (TGUK)

TheEconopost.com, Visionary Capital Global Pte. Ltd. (VCG) resmi menjadi pengendali baru PT Platinum Wahab Nusantara Tbk setelah menyelesaikan pengambilalihan 56,84 persen saham perusahaan pada 2 Oktober 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi Perseroan, VCG mengambil alih sebanyak 2,03 miliar saham Platinum Wahab Nusantara dari PT Dinasti Kreatif Indonesia selaku penjual sekaligus pengendali lama. Jumlah tersebut setara dengan 56,84 persen dari total modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Transaksi dilakukan dengan harga Rp20 per saham. Dengan demikian, total nilai pengambilalihan mencapai Rp40,6 miliar.

VCG merupakan perusahaan yang berkedudukan di Singapura dengan alamat 73 Ubi Road 1, #08-54, Singapura 408733. Perusahaan tersebut menjalankan kegiatan perdagangan besar hewan ternak, daging, unggas, telur, dan hasil perikanan serta aktivitas perusahaan holding lainnya.

Dalam klasifikasi Singapore Standard Industrial Classification (SSIC), kegiatan usaha VCG tercatat dalam kode 46302 untuk perdagangan besar hewan ternak, daging, unggas, telur, dan hasil perikanan serta kode 64202 untuk aktivitas perusahaan holding lainnya.

Setelah pengambilalihan, VCG menempatkan Antonius Bobby Siswanto sebagai direktur. Struktur kepemilikan VCG terdiri atas empat pemegang saham.

Janni menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 85.000 saham atau 85 persen. Antonius Bobby Siswanto, Agus Suhada, serta Lee Xuanhan Lancaster masing-masing memiliki 5.000 saham atau 5 persen.

Total modal VCG tercatat sebanyak 100.000 saham.

Pengambilalihan Platinum Wahab Nusantara ditujukan untuk mendukung pengembangan usaha perseroan. VCG menyebut transaksi tersebut diharapkan membuka peluang sinergi dan kolaborasi antara pengendali baru dengan perseroan.

Sinergi tersebut diarahkan untuk mengembangkan kegiatan usaha Platinum Wahab Nusantara, meningkatkan nilai perseroan, serta memberikan prospek usaha yang lebih baik pada masa mendatang.

Keterbukaan informasi juga mengungkap adanya hubungan afiliasi antara VCG dan Platinum Wahab Nusantara. Janni tercatat sebagai pemegang saham VCG sekaligus pemegang saham perseroan.

Janni juga istri dari Edie, salah satu pemegang saham PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF). Di perusahaan peternakan itu, saham Edie sempat mencapai 9,07% pada akhir 2023 . Namun setelahnya, kepemilikan Edie terus menurun hingga nyaris tidak sampai 1 lot alias tersisa 86 lembar per Agustus 2026. Meski demikian, saat ini Edie masih tercatat sebagai direktur BEEF.

Antonius Bobby Siswanto juga memiliki posisi ganda sebagai pemegang saham dan direktur VCG serta pemegang saham dan komisaris utama Platinum Wahab Nusantara. Sementara itu, Agus Suhada merupakan pemegang saham VCG sekaligus direktur utama Platinum Wahab Nusantara.

Sebagai pengendali baru, VCG menunjuk PT Artha Global Trikanaka Investama untuk melaksanakan penawaran tender wajib atas saham Platinum Wahab Nusantara sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.

Pengambilalihan tersebut menandai perubahan pengendalian di Platinum Wahab Nusantara. VCG menjadi pemegang saham pengendali baru setelah mengambil alih saham mayoritas dari pengendali sebelumnya.

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com