Finance

AJB Bumiputera 1912 Likuidasi Bumiputera Manajer Investasi, Apa Dampaknya?

Tempias.com, JAKARTA – Pemegang saham PT Bumiputera Manajemen Investasi (BMI) mengumumkan mengembalikan izin perusahaan. Dampaknya perusahaan melikuidasi seluruh produk reksa dana yang diterbitkan.

Keputusan BMI ini seiring dengan hasil RUPS LB pada 28 Oktober 2021 dimana pemegang saham menyepakati untuk mengembalikan izin usaha manajer investasi perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

“Sehubungan dengan rencana pengembalian izin manajer investasi perseroan, PT Bumiputera Manajemen Investasi telah melikuidasi seluruh produk Reksa Dana dan telah menyelesaikan seluruh kewajiban perseroan,” tulis perusahaan dalam pengumuman, Kamis, 4 November 2021.

 

BACA JUGA: Kecewa  Nasabah AJB Bumiputera 1912 di Hari Pelanggan Nasional

 

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, Bumiputera Manajemen Investasi memiliki pemegang saham PT Bumiputera Sekuritas (99,99 persen), dan PT Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967 alias Bumida (0,1 persen). 

Sementara, Bumiputera Sekuritas dimiliki oleh AJB Bumiputera 1912 (97,35 persen), dan Bumida 1967 (2,65 persen). 

Dalam laman perusahaan saat ini terdapat 5 produk reksa dana yang dikelola perusahaan yakni Reksa Dana Bumiputera Mitra Kas Fadhila, Reksa Dana Bumiputera Mitra Likuid, Reksa Dana Bumiputera Mitra Ekuitas, Reksa Dana Bumiputera Mitra Pendapatan Tetap serta Reksa Dana Bumiputera Mitra Berimbang.

Tempias mengkonfirmasi keputusan pembubaran manajer investasi ini kepada Sekretaris Perusahaan AJB Bumiputera 1912 Hery Dermawansyah sebagai induk akhir pemegang saham perusahaan. 

Meski demikian, menurut Hery kewenangan penjelasan berada di PT. Bumiputera Sekuritas  sebagai induk perusahaan.

“Terkait PT. BMI ada kewenangannya di PT. Bumiputera Sekuritas karena anak usahanya.  Saya tidak diposisi kedua perusahaan tersebut,” jelasnya. 

Putra

Editor In Chief https://www.theeconopost.com/ Hubungi saya di redaksi@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com