SWF INA Konversi Utang Rp250 Miliar Jadi Modal di Tiga Perusahaan, Ini Skemanya
TheEconopost.com, Sovereign wealth fund Indonesia Investment Authority (INA) mengonversi hak tagih senilai total Rp250,007 miliar menjadi saham pada tiga perusahaan investasi. Tiga perusahaan investasi yang diinjeksi itu adalah PT Gaharu Investasi Indonesia, PT Wayag Investasi Indonesia, dan PT Batanta Investasi Indonesia.
Konversi dilakukan dengan mengompensasikan hak tagih INA terhadap masing-masing perusahaan sebagai setoran saham. Dengan skema tersebut, utang perusahaan kepada INA tidak lagi dicatat sebagai kewajiban, melainkan dikonversi menjadi penyertaan modal dalam bentuk saham.
Berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan, Senin (7/9/2026), nilai konversi terbesar dilakukan PT Gaharu Investasi Indonesia. Entitas ini disebut dibentuk secara khusus untuk bergerak di sektor pasar kredit swasta (private credit market). Perusahaan mengonversi utang kepada INA senilai Rp220,327 miliar menjadi 220.327 lembar saham.
Sementara itu, PT Wayag Investasi Indonesia mengonversi utang sebesar Rp22,034 miliar menjadi 22.034 lembar saham. Adapun PT Batanta Investasi Indonesia mengonversi utang senilai Rp7,646 miliar menjadi 7.646 lembar saham.
Dengan demikian, total utang yang dikonversi pada ketiga perusahaan mencapai Rp250,007 miliar dan menghasilkan tambahan modal sebanyak 250.007 lembar saham.
Dasar hukum mekanisme tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 1999 tentang Bentuk-Bentuk Tagihan Tertentu yang Dapat Dikompensasikan sebagai Setoran Saham.
Dilakukan setelah perjanjian surat utang
Konversi tersebut merupakan tindak lanjut dari perjanjian surat utang konversi yang dibuat masing-masing perusahaan dengan INA.
Pada Gaharu, perjanjian surat utang konversi ditandatangani pada 9 Juli 2026. Adapun pada Wayag, perjanjian dibuat pada 15 Juni 2026.
Sementara itu, Batanta memiliki perjanjian surat utang konversi yang dibuat pada 25 Juni dan 26 Juni 2026.
Ketiga perusahaan kemudian memperoleh persetujuan pemegang saham pada 27 Agustus 2026. Pemberitahuan mengenai transaksi tersebut disampaikan pada 7 September 2026.
| Perusahaan | Utang yang dikonversi | Saham hasil konversi |
|---|---|---|
| PT Gaharu Investasi Indonesia | Rp220,327 miliar | 220.327 lembar |
| PT Wayag Investasi Indonesia | Rp22,034 miliar | 22.034 lembar |
| PT Batanta Investasi Indonesia | Rp7,646 miliar | 7.646 lembar |
| Total | Rp250,007 miliar | 250.007 lembar |
Sumber: Keterbukaan SWF INA
| Bayar Sesuai Keinginan Anda Terima kasih telah membaca berita istimewa di The Econopost. Jika Anda menyukai jurnalisme kami, dukung kami dengan membeli berita ini sesuai keinginan Anda. Tak ada paywall. Tak ada sponsor yang mengatur isi. Hanya Anda yang membuat kami tetap independen. Berapapun pembayaran Anda, sangat berarti. ![]() Kontribusi Anda sangat berarti bagi kami untuk terus menghadirkan informasi eksklusif sesuai kebutuhan. |

