Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Pilihan Presiden Prabowo
TheEconopost.com, Komjen Pol Suyudi Ario Seto menjadi calon Kapolri baru yang diajukan Presiden Prabowo Subianto kepada DPR. Komisi III DPR menjadwalkan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) tersebut pada hari ini, Kamis (1/10/2026).
Ketua Komisi III DPR Habiburokhman mengatakan, pimpinan DPR telah menerima Surat Presiden Nomor R57/Surpres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 mengenai usulan pemberhentian dari jabatan Kapolri dan pengangkatan dalam jabatan Kapolri.
“Badan Musyawarah DPR hari ini menugaskan Komisi III DPR melaksanakan uji kelayakan terhadap Komjen Suyudi, calon Kapolri,” kata Habiburokhman.
Suyudi merupakan perwira tinggi Polri yang memiliki latar belakang panjang di bidang reserse. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Di angkatan ini bertebaran nama bintang seperti Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, Komjen Pol. Asep Edi Suheri, hingga Ferdy Sambo.
Pendidikan kepolisiannya berlanjut di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri pada 2018.
Pada awal kariernya, Suyudi banyak bertugas di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ia pernah menjadi Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, Kapolsek Metro Pasar Minggu, serta Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan.
Kariernya di bidang reserse berlanjut dengan penugasan sebagai pimpinan unit Jatanras Polda Metro Jaya. Ia kemudian dipercaya menjadi Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Tangerang Kota dan Polres Metro Jakarta Barat serta Kanit Resmob Bareskrim Polri.
Suyudi juga pernah menduduki jabatan Kapolsek Metro Tanah Abang. Setelah itu, ia dipercaya memimpin sejumlah kepolisian resor, antara lain Polres Majalengka, Polres Bogor, dan Polres Metro Jakarta Pusat.
Menurut catatan Badan Narkotika Nasional, Suyudi juga pernah bertugas di Bareskrim Polri sebagai Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus, Wakil Direktur Tindak Pidana Siber, serta Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II pada 2020.
Jabatan Suyudi kemudian meningkat ke tingkat kepolisian daerah. Pada 2023, ia dipercaya sebagai Wakapolda Metro Jaya. Setahun kemudian, ia menjadi Kapolda Banten.
Suyudi kemudian mendapat penugasan di luar struktur Polri sebagai Kepala BNN. Presiden Prabowo melantiknya sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025 di Istana Negara, Jakarta. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 118/TPA Tahun 2025.
Pengalaman di BNN menjadi penugasan terbaru Suyudi sebelum namanya diajukan sebagai calon Kapolri. Ia menggantikan Komjen Pol Marthinus Hukom yang sebelumnya memimpin lembaga tersebut.
Dengan latar belakang tersebut, perjalanan karier Suyudi mencakup fungsi reserse, kepemimpinan di kepolisian wilayah, jabatan di tingkat Polda, hingga penugasan sebagai kepala lembaga negara.
Uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR menjadi tahapan yang harus dilalui Suyudi setelah Presiden mengusulkan pengangkatannya sebagai Kapolri. Usai persetujuan DPR, Suyudi akan dilantik oleh Presiden di Istana.
