Petrokimia Gresik Ingin Hengkang dari Kemitraan dengan TDPM, Perpanjang Penjualan Saham Petronika
TheEconopost.com – PT Petrokimia Gresik (Persero) memperpanjang batas waktu penyampaian minat calon investor dalam proses penjualan seluruh kepemilikan sahamnya di PT Petronika. Batas akhir yang sebelumnya ditetapkan pada 31 Juli 2026 kini diperpanjang hingga 14 September 2026 pukul 16.00 WIB.
Petrokimia Gresik menawarkan sebanyak 5.385 lembar saham PT Petronika yang mewakili 20% dari total saham perusahaan tersebut.
Dalam pengumuman tertanggal 1 September 2026, Petrokimia Gresik menyatakan rencana penjualan saham itu dilakukan seiring dengan program Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Langkah tersebut juga disebut sejalan dengan strategi PT Pupuk Indonesia (Persero).
Pihak yang berminat mengikuti proses penjualan diminta menyampaikan surat pernyataan minat kepada Petrokimia Gresik melalui mekanisme yang telah ditetapkan perseroan.
Informasi mengenai mekanisme transaksi, persyaratan, harga, serta tahapan penjualan akan disampaikan kepada calon investor yang telah menyampaikan pernyataan minat dan memenuhi kriteria yang ditetapkan.
Petrokimia Gresik menegaskan pengumuman tersebut tidak mengikat perseroan untuk menerima setiap pernyataan minat maupun melanjutkan transaksi dengan pihak tertentu.
“Pelaksanaan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi, persetujuan internal, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” demikian keterangan dalam pengumuman tersebut.
Tenggat Penjualan Bergeser Lebih dari Sebulan
Sebelumnya, Petrokimia Gresik telah mengumumkan rencana pelepasan seluruh kepemilikannya di PT Petronika pada 21 Juli 2026. Dalam pengumuman sebelumnya, calon investor diberi waktu menyampaikan surat pernyataan minat hingga 31 Juli 2026 pukul 16.00 WIB.
Dengan pengumuman terbaru, tenggat penyampaian minat diperpanjang hingga pertengahan September 2026.
Divestasi saham tersebut menjadi bagian dari penataan portofolio investasi BUMN yang dikaitkan dengan implementasi program Danantara. Namun, belum diungkapkan nilai maupun harga yang ditetapkan dalam transaksi penjualan 20% saham Petronika tersebut.
Saat ini, pemegang saham mayoritas PT Petronika adalah PT Tianrong Chemicals Industry Tbk (TDPM) dengan kepemilikan 80%. Sementara itu, Petrokimia Gresik menguasai sisa 20% saham yang kini ditawarkan untuk dijual.
PT Petronika merupakan produsen plasticizer yang digunakan untuk meningkatkan fleksibilitas produk berbahan dasar plastik, terutama polyvinyl chloride atau PVC. Produk yang dihasilkan antara lain Dioctyl Phthalate (DOP), Diisononyl Phthalate (DINP), dan Dioctyl Terephthalate (DOTP).
| Bayar Sesuai Keinginan Anda Terima kasih telah membaca berita istimewa di The Econopost. Jika Anda menyukai jurnalisme kami, dukung kami dengan membeli berita ini sesuai keinginan Anda. Tak ada paywall. Tak ada sponsor yang mengatur isi. Hanya Anda yang membuat kami tetap independen. Berapapun pembayaran Anda, sangat berarti. ![]() Kontribusi Anda sangat berarti bagi kami untuk terus menghadirkan informasi eksklusif sesuai kebutuhan. |

