HeadlineIHSG

IPO Abadi Lestari (RLCO), Harga Pelaksanaan Rp168

TheEconopost.com, PT Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO), perusahaan pengolahan dan pencucian sarang burung walet yang berbasis di Bojonegoro, Jawa Timur, memulai proses penawaran umum perdana saham (IPO) setelah memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada 28 November 2025. Perseroan menawarkan 625 juta saham baru atau 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Harga penawaran ditetapkan Rp168 per saham.

Berdasarkan prospektus bertanggal 1 Desember 2025, dana yang dihimpun dari IPO mencapai Rp105 miliar. Seluruh saham yang dilepas merupakan saham baru yang dikeluarkan dari portepel. Penjatahan akan dilakukan pada 4 Desember 2025, sementara pencatatan perdana di Bursa Efek Indonesia dijadwalkan pada 8 Desember 2025. Penjamin pelaksana emisi efek hanya PT Samuel Sekuritas Indonesia (kode broker: IF).

Struktur Pemegang Saham dan Penggunaan Dana

Setelah IPO, jumlah saham beredar menjadi 3,125 miliar lembar, termasuk seluruh 2,5 miliar saham eksisting yang ikut dicatatkan di BEI. Pemegang saham mayoritas, PT Realco Omega Investama, akan memiliki 77,6 persen saham, disusul Edwin Pranata dengan 2,32 persen, Budiono dan Edi Haryanto masing-masing 0,04 persen, sementara porsi publik mencapai 20 persen.

Dana hasil IPO akan dipergunakan untuk kebutuhan modal kerja sebesar 56,33 persen, terutama pembelian bahan baku sarang burung walet. Sisanya, 43,67 persen, akan disetorkan sebagai penyertaan modal kepada entitas anak, PT Realfood Winta Asia, untuk tujuan serupa.

Laporan keuangan konsolidasian per 31 Mei 2025 menunjukkan total aset Perseroan mencapai Rp685,7 miliar, ekuitas Rp176,5 miliar, dan laba periode berjalan Rp12,38 miliar. Dengan harga penawaran Rp168, valuasi price to book value (PBV) berada di 1,90 kali, sedikit di atas rata-rata subsektor food & beverage sebesar 1,80 kali. Price to earnings ratio (PER) Perseroan berada pada 17,66 kali.

Mekanisme Penawaran IPO RLCO

Penawaran umum berlangsung 2–4 Desember 2025 melalui sistem e-IPO. Saham ditawarkan dengan kombinasi penjatahan terpusat (pooling) dan penjatahan pasti (fixed allotment). Untuk golongan penawaran umum dengan nilai Rp105 miliar, batas minimum alokasi pooling mencapai Rp20 miliar atau sekitar 119 juta saham.

Perseroan menyatakan tidak terdapat opsi penjatahan lebih (overallotment) dan seluruh proses distribusi saham dilakukan secara elektronik melalui Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Tidak ada penerbitan surat kolektif saham.

Pembatasan Saham Pengendali

Sesuai ketentuan lock-up, empat pemegang saham eksisting—PT Realco Omega Investama, Edwin Pranata, Budiono, dan Edi Haryanto—dilarang mengalihkan sahamnya selama delapan bulan sejak pernyataan efektif. Selain itu, Edwin Pranata sebagai pengendali menyatakan tidak akan mengalihkan pengendalian selama sedikitnya 12 bulan setelah IPO.

Jadwal IPO Abadi Lestari Indonesia

  • Tanggal Efektif : 28 November 2025
  • Masa Penawaran Umum Perdana Saham : 02 – 04 December 2025
  • Tanggal Penjatahan : 04 December 2025
  • Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik : 05 December 2025
  • Tanggal Pencatatan Saham Pada Bursa Efek Indonesia : 08 December 2025

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com