Pemilik Four Points by Sheraton Umumkan Perubahan Pengendali Saham
TheEconopost.com, PT Thamrin Ekspress Indonesia, pemilik Hotel Four Points by Sheraton Jakarta, mengumumkan perubahan pemegang saham pengendali setelah perseroan melakukan peningkatan modal ditempatkan dan modal disetor.
Aksi korporasi tersebut disahkan melalui Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Pemegang Saham sebagai pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) No. 02 tanggal 6 November 2025 yang dibuat di hadapan Notaris Muliani Santoso di Jakarta Barat.
“Direksi PT. Thamrin Ekspress Indonesia, berkedudukan di Jakarta Pusat dengan ini memberitahukan bahwa telah dilakukan peningkatan modal ditempatkan serta modal disetor Perseroan yaitu sebesar 371.249 saham yang mempresentasikan sekitar 90,273% saham dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan yang seluruhnya diambil PT Mayapada Prakarsa Propertindo,” tulis perusahaan dalam pengumumannya.
Dengan pengambilalihan 371.249 saham tersebut, kini Mayapada Prakarsa Propertindo resmi menjadi pengendali baru perseroan.
Perseroan menyampaikan bahwa pengumuman ini disampaikan sebagai bagian dari pemenuhan ketentuan Pasal 133 Ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, yang telah mengalami perubahan melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, serta sesuai dengan Pasal 6 Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 1999 mengenai bentuk tagihan tertentu yang dapat dikompensasikan sebagai setoran saham.
Untuk diketahui, kedua perusahaan merupakan sayap bisnis Dato Sri Tahir. Orang terkaya Indonesia dari Surabaya. Pada 2020, Tahir sempat mengosongkan aset utama Mayapada Prakarsa Propertindo dengan menjual Menara Topas dan Mayapada Complex di Surabaya kepada Bank Mayapada dengan harga Rp 1,5 triliun dan Rp 1 triliun. Uang tunai hasil penjualan ini, kemudian ditempatkan sebagai setoran modal bagi Bank Mayapada. Setoran juga ditambah dengan hasil penjualan aset Tahir di Bali sehingga kala itu Bank Mayapada mendapat setoran modal Rp3,5 triliun.
Hotel Four Points by Sheraton Jakarta berdiri di jalan Thamrin, tepatnya di Menara Topas, lahan properti milik Mayapada Group. Proses konstruksi hotel ini dimulai sejak September 2015 lalu dan sudah mulai beroperasi sejak 15 Agustus 2016. Bangunan tersebut terdiri dari dua bagian besar yakni area hotel meliputi lantai 1-11, serta area perkantoran yang disewakan yang ada di lantai 12-16.
| Bayar Sesuai Keinginan Anda Terima kasih telah membaca berita istimewa di The Econopost. Jika Anda menyukai jurnalisme kami maka tunjukkan dukung itu dengan membeli berita ini dengan harga sesuai keinginan Anda. Cukup scan QR code yang tersedia lalu bayar sesuai keinginan. Terus nikmati informasi terbaru yang kami sajikan khusus untuk Anda. ![]() Kontribusi Anda sangat berarti bagi kami untuk terus menghadirkan informasi tajam, terpercaya, dan eksklusif sesuai kebutuhan. |

