HeadlineIHSG

IHSG Jatuh 7,83% Sepekan: Asing Jual Rp10,21 triliun, BBRI dan BMRI jadi Pemberat

TheEconopost.com, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi signifikan sepanjang pekan ini (24-28 Februari 2025). Indeks turun 7,83% ke level 6.270,597 dari 6.803,001 pada pekan sebelumnya. Pelemahan ini turut menyeret kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) turun 7,68% menjadi Rp10.880 triliun.

Dikutip dari statistik mingguan, Jumat (28/2/2025), saham perbankan mendominasi daftar pemberat indeks ke zona merah (top laggards) IHSG pekan ini. Anggota holding Danantara yakni Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI) menjadi penekan terbesar IHSG pekan ini.

Saham BBRI mencatatkan pelemahan harga 13,62%, menyebabkan indeks kehilangan 81,44 poin. BMRI dan BBCA masing-masing turun 9,36% dan 6,39%, mengurangi indeks sebesar 42,44 dan 37,41 poin. Selain itu, saham TLKM dan TPIA juga mencatat pelemahan tajam, turun masing-masing 11,32% dan 16,51%.

Di tengah pelemahan indeks, saham PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) dan PT MNC Studios International Tbk. (MSIN) menjadi penolong agar indeks tidak terperosok lebih dalam (Top Leaders). Dua emiten konglomerasi ini mencatatkan kenaikan signifikan.

DCII melonjak 43,99% dan menyumbang 46,84 poin terhadap IHSG, sementara MSIN naik 45,79% dengan kontribusi 4,79 poin. Saham lain yang turut menopang indeks adalah CASA (7,14%), SRAJ (20,85%), dan BNLI (5,31%).

Saat yang sama, investor asing membukukan aksi jual bersih sebesar Rp10,21 triliun pekan ini, naik signifikan dari pekan sebelumnya yang hanya Rp622,7 miliar. Sepanjang tahun berjalan (ytd) 2025, investor asing sudah menjual bersih saham di BEI Rp21,90 triliun.

Total perdagangan saham di BEI sepanjang pekan ini setara dengan Rp68,43 triliun.

Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia mengungkap saat investor asing agresif menjual, transaksi harian juga mengalami peningkatan signifikan.

Sejumlah data perdagangan saham BEI selama periode 24—28 Februari 2025 ditutup bervariasi. “Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian Bursa pekan ini, yaitu sebesar 21,62% menjadi 22,36 miliar lembar saham dari 18,38 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya,” katanya.

Dampak peningkatan volume inim rata-rata nilai transaksi harian Bursa Efek Indonesia juga naik 16,19% menjadi Rp13,69 triliun dari Rp11,78 triliun pada pekan sebelumnya. Selanjutnya, kapitalisasi Bursa juga menguap sebesar Rp906 triliun yakni dari menjadi Rp10.880 dari Rp11.786 triliun pada sepekan sebelumnya.

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com