Hanwha Life Akuisisi 40% Saham Nobu Bank Milik Lippo
TheEconopost.com, Hanwha Life Insurance Co. Ltd., perusahaan asuransi jiwa asal Korea Selatan, mengumumkan tahapan akuisisi 40% saham PT Bank Nationalnobu Tbk. (NOBU) milik konglomerasi Lippo Group. Akuisisi ini sekaligus mengubur rencana merger dengan konglomerasi MNC Group yang dirintis oleh Otoritas Jasa Keuangan sejak 2023 lalu.
Hanwha Life akan mengakuisisi 2,99 miliar lembar saham milik sejumlah entitas Lippo Group dengan nominal Rp100 per saham. Meski demikian, belum diungkap nilai transaksi pembelian dari pemegang saham pengendali ini.
Perusahaan asuransi raksasa dari Korea Selatan itu membeli kepemilikan langsung dari beberapa pemegang saham utama, termasuk PT Putera Mulia Indonesia, PT Prima Cakrawala Sentosa, dan PT Star Pacific Tbk. (LPLI).
Setelah transaksi ini, Hanwha Life akan menjadi pemegang saham terbesar di Nobu Bank, sementara kepemilikan PT Putera Mulia Indonesia akan berkurang dari 23,97% menjadi 4,50%.
PT Prima Cakrawala Sentosa yang sebelumnya memiliki 10,66% saham juga akan turun menjadi 5,14%, sementara PT Star Pacific Tbk. mengalami penurunan kepemilikan dari 13,45% menjadi 8,31%.
Di sisi lain, beberapa pemegang saham tetap mempertahankan kepemilikannya, seperti PT MNC Land Tbk. (KPIG) yang masih memegang 747,7 juta saham (9,99%), PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) dengan 728 juta saham (9,73%), dan OCBC Securities Pte Ltd yang memiliki 516,3 juta saham (6,90%). Saham yang beredar di masyarakat juga tetap di angka 7,5% dari total saham Nobu Bank.
Dokumen mengungkap langkah ini dilakukan untuk memperkuat ekspansi Hanwha Life di Indonesia, khususnya dalam integrasi layanan keuangan digital dengan perbankan. Akuisisi ini juga diharapkan mendukung strategi konsolidasi industri perbankan nasional yang sedang didorong oleh regulator.
Sesuai jadwal, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) akan digelar pada 25 Maret 2025 guna meminta persetujuan pemegang saham. Jika tidak ada keberatan dari kreditur maupun pemegang saham minoritas hingga 24 Februari 2025, transaksi akan berlanjut sesuai rencana.
Nobu Bank sendiri telah mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan 2023, total aset bank ini mencapai Rp26,6 triliun, dengan laba bersih sebesar Rp141,5 miliar.
Akuisisi ini tidak akan mengubah kegiatan usaha utama maupun struktur manajemen Nobu Bank dalam waktu dekat. Namun, Hanwha Life menegaskan komitmennya untuk meningkatkan inovasi teknologi dan memperluas akses layanan keuangan digital di Indonesia.
| Terima Kasih Sudah Membaca Berita Premium di The Econopost! Konten yang Anda baca merupakan konten premium. Dukung kami dengan melakukan pembayaran melalui QRIS senilai Rp 5.000. ![]() Cukup scan QR code yang tersedia, dan terus nikmati informasi terbaru yang kami sajikan khusus untuk Anda. Kontribusi Anda sangat berarti bagi kami untuk terus menghadirkan informasi tajam, terpercaya, dan eksklusif sesuai kebutuhan. Best Regard |
Jadwal Pengambilalihan Saham Nobu Bank oleh Hanwha Life
Berikut adalah jadwal indikatif pengambilalihan saham PT Bank Nationalnobu Tbk. (Nobu Bank) oleh Hanwha Life Insurance Co. Ltd.:
✅ 15 Januari 2025 – Penyampaian dokumen pengambilalihan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk:
- Rancangan pengambilalihan yang telah disetujui Dewan Komisaris Nobu Bank dan Direksi Hanwha Life
- Konsep akta pengambilalihan
- Dokumen administratif untuk penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) bagi Hanwha Life
✅ 24 Januari 2025 – OJK memberikan pemberitahuan bahwa proses pengambilalihan dapat dilakukan
✅ 31 Januari 2025 – Pengumuman ringkasan rancangan pengambilalihan dalam dua surat kabar nasional dan website Nobu Bank
✅ 31 Januari 2025 – Pengumuman tertulis kepada karyawan Nobu Bank mengenai rencana pengambilalihan
✅ 31 Januari 2025 – Penyampaian bukti pengumuman rancangan pengambilalihan kepada OJK
✅ 31 Januari 2025 – Pengajuan agenda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) kepada OJK
✅ 7 Februari 2025 – Pengumuman resmi penyelenggaraan RUPSLB Nobu Bank
✅ 24 Februari 2025 – Batas waktu pengajuan keberatan oleh kreditur dan pemegang saham minoritas terhadap rencana pengambilalihan
✅ 3 Maret 2025 – Pemanggilan resmi untuk RUPSLB Nobu Bank
✅ 25 Maret 2025 – Pelaksanaan RUPSLB Nobu Bank untuk memperoleh persetujuan pemegang saham
✅ 26 Maret 2025 – Pengumuman hasil keputusan RUPSLB Nobu Bank
✅ 27 Maret 2025 – Pengajuan permohonan persetujuan pengambilalihan kepada OJK
✅ 14 – 21 April 2025 – Perkiraan diterimanya persetujuan resmi dari OJK atas pengambilalihan
✅ 15 – 22 April 2025 – Penandatanganan Akta Pengambilalihan setelah diterimanya persetujuan dari OJK
✅ 15 – 22 April 2025 – Pemberitahuan perubahan pemegang saham atau perubahan anggaran dasar (jika ada) kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham)
✅ 15 – 22 April 2025 – Perkiraan diterimanya penerimaan pemberitahuan atau persetujuan dari Kemenkumham
✅ 15 – 22 April 2025 – Pengumuman resmi pengambilalihan di surat kabar nasional dan website Nobu Bank
✅ 16 – 23 April 2025 – Penyampaian kepada OJK atas:
- Salinan Akta Pengambilalihan
- Bukti penerimaan pemberitahuan atau persetujuan dari Kemenkumham
- Bukti pengumuman pengambilalihan

