HeadlineIHSG

3 Aksi Korporasi Digelar Maybank (BNII), Akuisisi Hingga Obligasi

TheEconopost.com, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) mengumumkan sejumlah aksi korporasi, mulai dari penerbitan obligasi senilai hingga Rp2 triliun hingga pengambilalihan perusahaan sekuritas dan manajer investasi di bawah kelompok usaha Maybank. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat struktur pendanaan sekaligus menyesuaikan tata kelola grup dengan ketentuan konglomerasi keuangan yang berlaku.

Dalam prospektus yang diterbitkan perseroan hari ini, Rabu, 10 Juni 2026, Maybank Indonesia akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Tahap I Tahun 2026 dengan nilai pokok maksimal Rp2 triliun. Penerbitan ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan V yang memiliki target penghimpunan dana hingga Rp5 triliun.

Obligasi akan diterbitkan dalam tiga seri, yakni Seri A dengan tenor 370 hari kalender, Seri B dengan tenor tiga tahun, dan Seri C dengan tenor lima tahun. Perseroan belum mengumumkan besaran kupon maupun alokasi nilai masing-masing seri.

Seluruh obligasi akan diterbitkan tanpa warkat dan dicatatkan secara elektronik melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Pembayaran pokok dilakukan secara penuh atau bullet payment pada saat jatuh tempo, yakni 12 Juli 2027 untuk Seri A, 2 Juli 2029 untuk Seri B, dan 2 Juli 2031 untuk Seri C.

Adapun bunga obligasi akan dibayarkan setiap tiga bulan, dengan pembayaran pertama dijadwalkan pada 2 Oktober 2026.

Penerbitan obligasi tersebut menjadi bagian dari strategi pendanaan jangka menengah perseroan di tengah kebutuhan menjaga likuiditas dan memperkuat struktur pendanaan. Melalui skema PUB, Maybank Indonesia memiliki fleksibilitas untuk menerbitkan obligasi secara bertahap hingga mencapai target Rp5 triliun.

Di sisi lain, perseroan juga melakukan penataan struktur usaha dalam grup Maybank Indonesia. Salah satu langkah yang ditempuh adalah rencana pengambilalihan PT Maybank Asset Management.

Berdasarkan pengumuman yang disampaikan direksi kedua perusahaan pada 8 Juni 2026, Bank Maybank Indonesia akan menjadi pemegang saham pengendali baru PT Maybank Asset Management melalui pengalihan 36.000 saham milik Maybank Asset Management Sdn. Bhd. serta 720 saham milik Koperasi Jasa Mitra Anugerah Makmur.

Transaksi tersebut merupakan bagian dari reorganisasi internal untuk memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan. Pelaksanaannya masih menunggu persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain perusahaan manajer investasi tersebut, Maybank Indonesia juga berencana mengambil alih PT Maybank Sekuritas Indonesia. Pengambilalihan akan dilakukan melalui pengalihan 36,37 juta saham milik Maybank IBG Holdings Ltd serta penyertaan modal melalui pengambilan bagian atas 219,66 juta saham baru yang diterbitkan perusahaan sekuritas tersebut.

Setelah memperoleh persetujuan regulator, Bank Maybank Indonesia akan menjadi pemegang saham pengendali baru baik di Maybank Asset Management maupun Maybank Sekuritas Indonesia.

Kedua aksi korporasi tersebut merupakan bagian dari upaya penyesuaian struktur kepemilikan grup Maybank di Indonesia menyusul implementasi aturan baru OJK mengenai konglomerasi keuangan. Regulasi tersebut mendorong penguatan tata kelola, pengawasan, dan integrasi bisnis dalam kelompok usaha jasa keuangan.

Hingga akhir 2025, Maybank Indonesia memiliki jaringan yang terdiri atas 79 kantor cabang, 175 kantor cabang pembantu, 22 kantor cabang pembantu mobile, 17 kantor cabang syariah, dan tiga kantor cabang pembantu syariah yang tersebar di Indonesia. Perseroan juga memiliki satu kantor cabang luar negeri yang berlokasi di Mumbai, India

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com