HeadlineIHSG

Chandra Asri Prajogo (TPIA) Akuisisi Bisnis Otomotif Pengendali Astra di Singapura dan Malaysia

TheEconopost.com, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) milik crazy rich Prajogo Pangestu menandatangani Conditional Sales and Purchase Agreement (CSPA) untuk mengakuisisi bisnis otomotif Cycle & Carriage di Singapura dan Malaysia. Transaksi ini menjadi bagian dari strategi ekspansi regional Chandra Asri untuk membangun platform terintegrasi di sektor energi, infrastruktur, dan mobilitas di Asia Tenggara.

Cycle & Carriage adalah grup otomotif regional yang beroperasi di Singapura dan Malaysia bagian dari Jardin Cycle & Carriage (JCClgroup). Perusahaan ini mendistribusikan dan menjual kendaraan bermotor baru dan bekas, serta menyediakan layanan purna jual kendaraan, pembiayaan, dan solusi asuransi.

Chandra Asri menyebut akuisisi tersebut sebagai langkah strategis untuk memperluas partisipasi perseroan di sepanjang rantai nilai mobilitas sekaligus melengkapi bisnis energi dan ritel yang telah dimiliki di Singapura.

“Rencana akuisisi Cycle & Carriage akan menjadi tonggak penting lainnya dalam transformasi Chandra Asri Group menjadi penyedia solusi energi & kimia, infrastruktur, dan mobilitas terkemuka di kawasan,” kata Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group Erwin Ciputra dalam keterangan perusahaan, Jumat, 21 Agustus 2026.

Menurut Erwin, Cycle & Carriage memiliki sejarah panjang, merek yang telah dikenal, serta tim berpengalaman. Chandra Asri berencana mempertahankan identitas, kapabilitas, hubungan dengan pelanggan dan produsen kendaraan (OEM), manajemen, serta sumber daya manusia Cycle & Carriage setelah transaksi.

Perseroan juga melihat peluang untuk mengembangkan kolaborasi antara bisnis Cycle & Carriage dengan platform regional Chandra Asri yang terus berkembang.

Cycle & Carriage merupakan bisnis otomotif yang memiliki sejarah sejak 1899 dan merupakan bagian dari Jardine Cycle & Carriage (JC&C). Bisnis tersebut mengoperasikan jaringan otomotif di Singapura dan Malaysia dengan sejumlah merek kendaraan global.

Di Singapura, Cycle & Carriage memiliki portofolio antara lain Mercedes-Benz, Kia, Mitsubishi, Citroën, DS Automobiles, Maxus, ORA, smart, Leapmotor, dan Gogoro. Bisnis tersebut juga memiliki Republic Auto untuk kendaraan bekas serta bisnis kendaraan komersial dan forklift.

Sementara di Malaysia, Cycle & Carriage menjalankan bisnis yang mencakup Mercedes-Benz, Kia, Peugeot, Leapmotor, dan FUSO. Mercedes-Benz menjadi salah satu bisnis utama Cycle & Carriage Malaysia, yang merupakan agen dan dealer resmi merek tersebut.

Akuisisi Cycle & Carriage sekaligus memperluas pijakan Chandra Asri di Singapura. Sebelumnya, perseroan telah mengakuisisi jaringan stasiun pengisian bahan bakar ritel bermerek Esso di Singapura.

Dengan masuknya bisnis otomotif Cycle & Carriage, Chandra Asri berpotensi menghubungkan bisnis energi dan ritel yang sudah dimiliki dengan sektor mobilitas, termasuk distribusi dan layanan kendaraan.

Untuk transaksi tersebut, Greenhill, afiliasi Mizuho, bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif. Sementara itu, Mizuho Bank memberikan dukungan pembiayaan akuisisi kepada Chandra Asri Group.

Bisnis Jardine Cycle & Carriag di Indonesia

Bisnis Cycle & Carriage yang menjadi target akuisisi Chandra Asri merupakan bagian dari Jardine Cycle & Carriage. Ini tidak terkait dengan bisnis otomotif yang berada di bawah kelompok Jardine di Indonesia.

Di Indonesia, JC&C memiliki kepemilikan 50,1% di PT Astra International Tbk (ASII). Astra merupakan salah satu kelompok usaha terbesar di Indonesia dengan bisnis yang mencakup otomotif dan mobilitas, jasa keuangan, alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi, agribisnis, infrastruktur dan logistik, teknologi informasi, serta properti.

Untuk sektor otomotif, Astra memiliki bisnis yang mencakup manufaktur, distribusi, ritel, layanan purnajual, manufaktur komponen, hingga layanan digital terkait otomotif.

Bisnis distribusi otomotif juga ditangani lewat Tunas Ridean Tbk (TURI ) —yang dalam struktur JC&C dimiliki sebesar 49,9%— merupakan grup dealer otomotif di Indonesia dengan jaringan fasilitas kendaraan roda dua dan roda empat. Bisnis tersebut juga mencakup penyewaan kendaraan, manajemen armada, serta pembiayaan kendaraan melalui afiliasinya.

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com