BEI Umumkan Daftar Blue Chip LQ45 hingga IDX30, ADMR Masuk GGRM Keluar untuk Periode November – Januari 2025
Bursa Efek Indonesia (BEI) memperbarui daftar saham blue chip LQ45, dengan memasukkan dua emiten baru, yaitu PT Adaro Minerals Indonesia Tbk. (IDX: ADMR) dan PT Summarecon Agung Tbk . (IDX: SMRA).
Kedua perusahaan ini menggantikan PT Gudang Garam Tbk. (IDX: GGRM) dan PT Harum Energy Tbk. (IDX: HRUM) yang sebelumnya menjadi bagian dari indeks saham paling likuid ini.
“Bursa Efek Indonesia pada bulan Oktober 2024 telah melakukan Evaluasi atas indeks,” demikian diumumkan oleh BEI dipublikasikan Minggu, 27 Oktober 2024.
Indeks LQ45 disusun berdasarkan kriteria saham yang memiliki likuiditas tinggi serta kinerja fundamental yang baik. Pembaruan ini merupakan bagian dari evaluasi berkala BEI untuk mencerminkan kondisi pasar terbaru dan memberikan panduan bagi investor mengenai saham-saham unggulan di Indonesia.
BACA JUGA: Pemilik ADRO dan ADMR, Inilah 4 Keluarga Crazy Rich di Belakangnya
Secara ringkas, perubahan konstituen ini menjadi:
(Periode Efektif 01 November 2024 s.d. 31 Januari 2025)
INDEKS IDX30
Masuk : MAPI, MBMA
Keluar : BUKA, ITMG
INDEKS LQ45
Masuk : ADMR, SMRA
Keluar : GGRM, HRUM
INDEKS IDX80
Masuk : MIDI, SMDR
Keluar : SILO, TBIG
INDEKS MNC-36
Baru : BBTN, EXCL, HEAL, KLBF
Keluar : BFIN, INTP, SILO, SMGR
INDEKS SMINFRA18
Masuk : MTEL, PGEO
Keluar : ADHI, TBIG
INDEKS BISNIS-27
Masuk : ADMR, CPIN, HEAL, ISAT, PTBA
Keluar : ADRO, EXCL, INCO, JSMR, SMGR
