JTT Bakal Merger LMJ dan TOL yang Pegang Saham 5 Ruas Tol Trans-Jawa
TheEconopost.com, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) berencana menggabungkan PT Lintas Marga Jawa (LMJ) dan PT Trans Optima Luhur (TOL) ke dalam perusahaan. Merger tersebut akan membuat aset, kewajiban, dan hak kedua perusahaan beralih kepada JTT, sementara LMJ dan TOL bubar demi hukum tanpa melalui proses likuidasi.
Rencana penggabungan tersebut diumumkan JTT, LMJ, dan TOL melalui Ringkasan Rancangan Penggabungan pada 30 September 2026. Rancangan tersebut telah memperoleh persetujuan masing-masing Dewan Komisaris, tetapi masih menunggu persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) masing-masing perusahaan.
Dalam rancangan tersebut, JTT akan menjadi perusahaan penerima penggabungan. Adapun LMJ dan TOL merupakan perusahaan yang menggabungkan diri.
Manajemen menyebut merger dilakukan untuk mengintegrasikan fungsi operasional dan korporat secara lebih efisien. Langkah tersebut diharapkan menghasilkan sinergi biaya yang berkelanjutan, termasuk melalui efisiensi biaya sumber daya manusia serta biaya umum dan administrasi.
Sinergi penggabungan juga diproyeksikan menciptakan pertumbuhan nilai jangka panjang bagi pemegang saham JTT melalui peningkatan profitabilitas, pertumbuhan aset, dan penguatan fundamental bisnis.
LMJ dan TOL sendiri bukan perusahaan yang secara langsung mengoperasikan seluruh ruas tol dalam portofolionya. Sebelumnya, kedua entitas berfungsi sebagai perusahaan induk investasi saham yang memiliki kepentingan pada sejumlah perusahaan pengelola jalan tol.
Berdasarkan laporan tahunan Jasa Marga 2024, kegiatan utama LMJ adalah sebagai perusahaan induk atas investasi saham pada PT Jasamarga Semarang Batang, PT Jasamarga Solo Ngawi, dan PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri. Kepemilikan LMJ pada ketiga perusahaan tersebut masing-masing sebesar 16 persen, 17 persen, dan 15 persen.
Ketiga perusahaan tersebut masing-masing mengelola ruas Tol Semarang-Batang, Solo-Ngawi, dan Ngawi-Kertosono-Kediri. Dalam struktur Jasa Marga, LMJ juga tercatat sebagai special purpose company yang terkait dengan pengelolaan saham ketiga perusahaan tersebut.
Sementara itu, TOL merupakan perusahaan induk investasi saham pada PT Jasamarga Pandaan Tol dan PT Trans Marga Jateng. Berdasarkan laporan keuangan Jasa Marga, kepemilikan TOL pada kedua perusahaan tersebut masing-masing sebesar 53,81 persen dan 8 persen.
Dengan demikian, merger LMJ dan TOL ke JTT akan mengintegrasikan dua perusahaan yang selama ini menjadi kendaraan kepemilikan investasi pada sejumlah badan usaha jalan tol ke dalam JTT.
Dalam transaksi tersebut tidak akan dilakukan penilaian ataupun konversi saham LMJ dan TOL menjadi saham JTT. Sebelum penandatanganan akta penggabungan, JTT akan membeli masing-masing satu lembar saham milik pemegang saham minoritas LMJ dan TOL.
Pembelian tersebut akan membuat JTT menjadi pemegang saham tunggal LMJ dan TOL. Dengan tidak adanya lagi pemegang saham nonpengendali, merger tidak menimbulkan kebutuhan penerbitan saham baru JTT ataupun perubahan kepemilikan JTT.
“Dengan demikian, proses merger PT LMJ ke dalam JTT tidak menyebabkan masuknya pemegang saham baru maupun perubahan komposisi pemegang saham JTT pascamerger,” kata Pgs. VP Corporate Secretary & Legal JTT Dary Achmad Budi, dikutip Selasa, 6 Oktober 2026.
Rencana penggabungan baru dapat dilaksanakan setelah memperoleh persetujuan para pemegang saham ketiga perusahaan. Selanjutnya, merger berlaku efektif setelah diperolehnya penerimaan pemberitahuan dari Menteri Hukum atas pelaksanaan penggabungan.
Para kreditur JTT, LMJ, dan TOL juga memiliki waktu 14 hari kalender sejak pengumuman Ringkasan Rancangan Penggabungan untuk mengajukan keberatan. Apabila tidak terdapat keberatan dalam periode tersebut, pihak ketiga dianggap menyetujui rencana penggabungan
| Bayar Sesuai Keinginan Anda Terima kasih telah membaca berita istimewa di The Econopost. Jika Anda menyukai jurnalisme kami, dukung kami dengan membeli berita ini sesuai keinginan Anda. Tak ada paywall. Tak ada sponsor yang mengatur isi. Hanya Anda yang membuat kami tetap independen. Berapapun pembayaran Anda, sangat berarti. ![]() Kontribusi Anda sangat berarti bagi kami untuk terus menghadirkan informasi eksklusif sesuai kebutuhan. |

