Zuspresso Malaysia Injeksi Zus Kopi Nusantara, Jadi Pengendali Baru Bisnis Bersama Kapal Api Group
TheEconopost.com, Zuspresso (Indonesia) Sdn Bhd berencana mengambil alih pengendalian PT Zus Kopi Nusantara melalui penerbitan 12.637 saham baru. Aksi korporasi tersebut diperkirakan rampung paling lambat pada kuartal IV-2026 dan berpotensi mengubah posisi Zus Coffee dalam kemitraannya dengan Kapal Api Group di Indonesia.
Berdasarkan pengumuman rancangan pengambilalihan bertanggal 19 Oktober 2026, Zuspresso (Indonesia) Sdn Bhd akan mengambil bagian atas 12.637 saham baru yang diterbitkan PT Zus Kopi Nusantara. Transaksi itu disebut akan menyebabkan perubahan pengendalian perseroan.
Rencana tersebut menjadi perkembangan lanjutan ekspansi Zus Coffee di Indonesia yang dimulai melalui kemitraan dengan Kapal Api Group pada Mei 2026. Zus Coffee membuka gerai pertamanya di Puri Indah Mall, Jakarta, pada 30 Mei 2026.
Dalam pengumuman itu, pengambilalihan disebut bertujuan memperkuat bisnis kedua pihak dan menciptakan sinergi untuk meningkatkan layanan kepada pelanggan di Indonesia.
Pendanaan transaksi akan disediakan oleh Zuspresso (M) Sdn Bhd selaku perusahaan induk pihak pengambilalih. Perusahaan tersebut akan menyediakan dana yang diperlukan untuk membayar harga pengambilan bagian saham sesuai dengan syarat dan ketentuan yang disepakati.
Zuspresso (M) Sdn Bhd adalah perusahaan induk dan operator di balik ZUS Coffee, jaringan kedai kopi berbasis teknologi (tech-driven coffee chain) asal Malaysia.
Meski demikian, pengumuman tersebut belum merinci nilai transaksi, harga saham baru, maupun komposisi kepemilikan setelah pengambilalihan. Karena itu, besaran kepemilikan akhir Zuspresso dan struktur pengendalian terhadap bisnis Zus Coffee di Indonesia belum dapat dipastikan dari informasi yang diumumkan.
Direksi PT Zus Kopi Nusantara menyatakan tidak memperkirakan adanya penolakan pemegang saham karena seluruh pemegang saham telah mengindikasikan persetujuan terhadap rancangan transaksi. Pemegang saham yang tidak setuju tetap dapat menggunakan haknya sesuai dengan Pasal 62 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
Kreditor dan pihak berkepentingan dapat menyampaikan keberatan secara tertulis kepada direksi perseroan paling lambat 14 hari setelah pengumuman. Sementara itu, rancangan pengambilalihan tersedia di kantor perseroan hingga pelaksanaan rapat umum pemegang saham untuk memperoleh persetujuan transaksi.
Perseroan juga menyatakan akan menghormati hak direksi, dewan komisaris, dan karyawan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Ekspansi regional
Zus Coffee didirikan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 2019. Sebelum masuk ke Indonesia, jaringan kedai kopi tersebut telah berekspansi ke Malaysia, Singapura, Filipina, Brunei Darussalam, dan Thailand, dengan lebih dari 1.000 gerai di kawasan itu.
Saat pembukaan gerai pertamanya di Indonesia, Group Chief Operating Officer Zus Coffee Venon Tian menyatakan bahwa Indonesia merupakan pasar penting karena memiliki budaya minum kopi yang kaya dan konsumen yang terus berkembang.
Dalam ekspansi tersebut, Zus Coffee menghadirkan Es Kopi Teman Cerita, minuman yang dikembangkan khusus untuk pasar Indonesia oleh Head of Coffee Zus Coffee Terence Ho bersama Taufan Mokoginta, pemenang World Coffee Roasting Championship.
Perusahaan juga mengandalkan aplikasi Zus untuk mengintegrasikan pemesanan, pembayaran, dan program loyalitas pelanggan.
