HeadlineSosok

Profil David Yaory, Pemilik Delta Giri (DGWG) Mitra Eddie Ong Malaysia Hingga Beijing Leili

PT Delta Giri Wacana Tbk (DWGW) bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia pada awal 2025. Perusahaan mengincar dana IPO sebesar Rp 1 triliun dalam aksi korporasi ini.

Dikutip dari prospektus awal, Selasa, 3 Desember 2024, sebagian besar saham perusahaan atau sebesar 85% dimiliki langsung oleh David Yaory, sementara 15% sisanya dikuasai PT Agro Jaya Mandiri, entitas yang juga berada di bawah kendali David.

Dilihat dalam laman perusahaan dan prospektus, David Yaory kini berusia 52 tahun memiliki latar belakang pendidikan Master of Business Administration (MBA) dari Ross Business School, University of Michigan, yang diraih pada tahun 2000.

Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama, ia membangun karier sebagai Konsultan di McKinsey & Company (2000–2002) dan Direktur di DGW Group (2002–2019). Selain itu, dari 2013 hingga 2016, ia menjabat sebagai Direktur Independen di Denko Industrial Corporation Berhad, Malaysia.

Selain DWGW, David kini juga mengendalikan sejumlah perusahaan lain, termasuk PT Agro Jaya Mandiri, PT Agro Persada, PT Alam Semesta Agro, PT Agri Media Solusindo, serta 45% saham di PT Jarvis Lintas Mandiri. Dalam PT Jarvis, David bermitra dengan Billy Surya Jaya (30%) dan Hanafi Kosasih (25%).

DWGW sendiri berdiri pada tahun 2011, tetapi memiliki akar bisnis yang lebih tua melalui PT Dharma Guna Wibawa (DGW), yang didirikan pada tahun 2000.

DGW kini dimiliki 99,5% oleh DWGW sejak diakuisisi pada 2022. Selain DGW, DWGW pada tahun yang sama juga mengakuisisi lima anak perusahaan lainnya, seperti PT DGW Pupuk Indonesia, PT Fertilizer Inti Technology, PT Semesta Alam Sejati, PT Bangun Sahabat Tani. Sedangkan PT Mitra International Tunggal masuk sebagai entitas anak pada 2023.

Hingga saat ini, DGW merupakan entitas dengan jumlah karyawan terbesar, yaitu 753 orang, di mana 463 di antaranya berstatus karyawan tetap. Sedangkan DWGW sebagai induk usaha memiliki karyawan 38 karyawan yang terdiri dari kontrak sebanyak 11 orang dan karyawan tetap 27 orang.

Anak usaha DGW Pupuk Indonesia tercatat tidak memiliki kayawan. Selanjutnya PT Fertilizer Inti Technology dengan 386 karyawan yang mencakup 119 karyawan tetap, PT Semesta Alam Sejati dengan 38 karyawan yang mencakup 12 kayawan tetap, sedangkan PT Bangun Sahabat Tani memiliki 353 karyawan dengan 130 orang karyawan tetap.

David juga memiliki jaringan bisnis internasional, termasuk hubungan dengan Dato’ Eddie Ong dari Malaysia dan Beijing Leili Marine Bioindustry Inc., China. Dalam laporan keterbukaan Hextar Global Berhad pada 2020, David disebut sebagai pihak yang terkait kuat dengan Dato’ Eddie Ong. DWGW juga aktif membeli bahan baku dari Hextar Chemicals Sdn Bhd. Sedangkan dengan Beijing Leili, terdapat sedikitnya 14 produk berasal dari perusahaan itu.

Dalam perjalanan bisnis, David pada 2012 sempat menyampaikan akan memindahkan operasional perusahaan ke Malaysia akibat demonstrasi buruh terkait upah. Saat itu DGW tercatat sebagai perusahaan dengan investor dari China.

Prospektus mencatat DWGW mencatat sejumlah tonggak penting dalam perjalanannya, termasuk peluncuran merek pupuk Supremo pada 2001 dan ekspansi ke bisnis impor NPK pada 2011. Perusahaan juga memulai bisnis peralatan pertanian pada 2019, memperluas cakupan operasionalnya di sektor agribisnis.

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com