PALM jadi Provident Investasi Bersama, Ini Alasannya
Tempias.com, JAKARTA – PT Provident Agro Tbk (IDX: PALM) resmi berganti nama menjadi PT Provident Investasi Bersama Tbk (Provident Investasi) dengan kode saham tetap sama.
Alasan perubahan nama PALM ini seiring perubahan bidang usaha perusahaan dari perkebunan menjadi perusahaan investasi. Perubahan nama ini juga sudah disetujui oleh pemegang saham.
Presiden Direktur Provident Investasi, Tri Boewono, mengatakan perubahan kegiatan usaha sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan para pemegang saham terhadap transformasi yang dilakukan PT Provident Agro Tbk menjadi perusahaan investasi. Dengan demikian PALM pun berganti nama menjadi PT Provident Investasi Bersama Tbk atau Provident Investasi,” kata Tri Boewono dalam Paparan Publik di Jakarta, Selasa (23/8/2022).
Dia melanjutkan perubahan bidang usaha ini akan menjadi momentum bagi PALM untuk memulai langkah baru dan mengimplementasikan rencana investasi perusahaan.
“Provident Investasi Bersama tidak membatasi investasi kepada salah satu sektor usaha, dan akan berinvestasi pada perusahaan yang potensial dengan pertumbuhan bisnis positif. Tentunya kami menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap keputusan investasi,” kata Tri lebih lanjut.
Dalam paparannya, PALM menyebutkan investasi aktif yang dilakukan perusahaan saat ini baru pada Merdeka Copper Gold (IDX: MDKA) melalui anak usaha.
Direktur Keuangan PT Provident Agro Tbk Devin Antonio Ridwan menambahkan dalam pemilihan perusahaan investasi ke depan, pihaknya mempertimbangkan berbagai aspek yang diantaranya meliputi tren terkini, peluang, dan potensi market kedepannya.
“Kami ingin menjaga dan melanjutkan catatan positif dalam melakukan investasi seperti yang telah dilakukan Perseroan pada PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA),” kata Devin.
PT Provident Agro Tbk telah memiliki investasi dalam instrumen ekuitas di PT Merdeka Copper Gold Tbk (kode saham: MDKA) sebanyak 1.347.254.738 lembar saham. Pembelian dilakukan oleh PT Suwarna Arta Mandiri (SAM), yang seluruh sahamnya dimiliki PALM secara langsung maupun tidak langsung dengan saldo pada tanggal per 12 Agustus 2022 adalah sebesar Rp5,9 triliun atau 4.380/lembar saham.
Kinerja PALM Semester I 2022
Hingga per 30 Juni 2022, PALM mencatatkan laba periode berjalan Rp 88,91 miliar yang ditopang dari pendapatan lain-lain bersih sebesar Rp 104,30 miliar terutama dari aktivitas investasi. Selain itu, Perseroan mencatatkan total aset sebesar Rp 5,61 triliun pada Semester I 2022 terutama berasal dari investasi sebesar Rp5,48 triliun.
PT Provident Agro Tbk juga tidak membukukan pendapatan dari penjualan sepanjang Semester I 2022 karena sudah melepas seluruh kebun sawitnya. Demikian juga, Perseroan sudah tidak mencatatkan beban pokok pendapatan. Pada periode yang sama tahun lalu, Perseroan masih membukukan pendapatan dan beban pokok pendapatan masing – masing sebesar Rp 156,57 miliar dan Rp 87,42 miliar.
“Kinerja Perseroan di Semester I 2022 membuktikan bahwa PT Provident Agro Tbk telah melakukan transformasi yang tepat dengan beralih menjadi perusahaan investasi. Kami optimis pada semester berikutnya, PALM sudah dapat mencatatkan hasil investasi sebagai pendapatan Perseroan seiring perubahan kegiatan usaha. Kami akan terus menjaga pertumbuhan bisnis yang positif dengan menerapkan pemilihan investasi yang tepat dan berkelanjutan,” tutup Devin.
