Finance

Nien Rafles & Satrio jadi Likuidator BUMN Leasing Pengembangan Armada (PANN)

TheEconopost.com – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BUMN PT Pengembangan Armada Niaga Nasional (PANN) resmi menyetujui pembubaran perusahaan.

Dalam pengumuman likuidator hari ini, Selasa, 26 Februari 2025, disebutkan BUMN PANN telah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB pada 11 Februari 2025. Rapat yang sama juga menunjuk dua likuidator untuk membereskan sisa aset perseroan.

“Dan menunjuk Nien Rafles Siregar dan Satrio Sapto Nugroho sebagai likuidator untuk melaksanakan pembubaran perseroan,” tertulis dalam pengumuman.

Para kreditor diminta mengajukan tagihan kepada tim Likuidator PANN dalam rentang 26 Februari sampai dengan 26 April 2025 mendatang. Likuidator BUMN PANN sendiri beralamat di Siregar Setiawan Manalu Partnership.

Pemerintah sendiri telah menerbitkan PP No. 43 Tahun 2024 sebagai payung hukum pembubaran PANN.

Seperti diketahui, Pengembangan Armada Niaga Nasional adalah perusahaan leasing yang membiayai kapal dan berstatus untung. Namun, nasib perusahaan berubah setelah mendapat penugasan pembiayaan pesawat dan kapal ikan dari pemerintah, yang melibatkan pemesanan dari Jerman dan Spanyol mencakup 10 pesawat dan 31 kapal.

Pesawat tersebut kemudian diserahkan kepada maskapai Mandala, Bouraq, Merpati, dan Sempati. Seluruh maskapai ini telah bangkrut.

Sementara itu, dari 31 kapal yang dibangun bersama Spanyol, hanya 14 unit yang selesai, sedangkan 17 lainnya terbengkalai. Namun, kapal yang sudah dibangun tak bisa dijual karena biayanya terlalu tinggi dibanding harga pasar.

Saat mengajukan permohonan Penyertaan Modal Negara pada 2022, direksi saat itu mengungkap bahwa perusahaan mengoperasikan dua hotel.

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com