Ini Hal yang Mempengaruhi Harga Saham
Tempias.com, JAKARTA- Ada banyak hal yang mempengaruhi harga saham dalam bursa efek. Pergerakan ini juga tidak bisa dikendalikan secara langsung oleh siapapun.
Jadi sebagai investor saham, tugas kita bukan membentuk pasar agar saham di perusahaan yang kita tanam bisa terus naik. Tugas investor saham justru memprediksi pergerakan harga dalam bursa efek yang tidak bisa ditebak secara pasti.
Bila pergerakan nilai saham perusahaan Anda naik, artinya investor akan mendapat keuntungan dari menjual saham tersebut dengan harga lebih tinggi dibanding waktu membelinya. Sedangkan bila nilainya turun, maka investor akan rugi karena harga jual sahamnya lebih rendah.
Â
Siapa yang Menentukan Harga Pasar Saham?
Seperti yang sudah dikatakan tadi, tidak ada seorangpun yang bisa menentukan pergerakan dari harga saham. Sebab nilai dan pergerakan saham ditentukan oleh pasar secara kumulatif.
Kumpulan orang-orang yang bertransaksi dan jual-beli saham akan mempengaruhi bagaimana pergerakan pasar saham.
Aturan ini juga berlaku baik di Bursa Efek Indonesia yang ruang lingkupnya nasional, maupun Nasdaq Stock Market yang berpusat di Amerika dengan ruang lingkup international.
Â
Apa Saja Hal yang Bisa Mempengaruhi Harga Saham?
Karena pasar tidak bisa dikendalikan oleh siapapun, kita perlu tahu apa saja faktor internal maupun eksternal yang bisa mempengaruhi harga saham, seperti:
Â
Permintaan dan Penawaran
Layaknya jual beli lainnya, saham juga termasuk barang yang nilainya dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran.
Dalam dunia saham, permintaan akan terus meningkat seiring dengan meningginya nilai sebuah saham dari suatu perusahaan.
Hal ini pernah terjadi kepada perusahaan Tesla yang beberapa tahun terakhir permintaan sahamnya terus meninggi dan membuatnya jadi salah satu dari 10 perusahaan di AS dengan nilai saham paling mahal.
Â
Perkembangan Ekonomi Negara
Bila dilihat dari kacamata global, nilai saham sebuah perusahaan bisa ditentukan dari perkembangan ekonomi negaranya.
Sebagai contoh, banyak saham perusahaan dari negara-negara 2nd World Country seperti China, Thailand, Indonesia, dan India yang nilainya tinggi dibandingkan negara 3rd World Country.
Hal tersebut salah satunya dikarenakan perkembangan ekonomi masing-masing negara yang pesat dan saling menyusul. Walaupun bila dilihat secara detail, nilainya kembali lagi ditentukan oleh kinerja tiap perusahaan.
Â
Kualitas Perusahaan
Nah, berhubungan dengan poin yang sebelumnya, tidak semua perusahaan di negara yang perekonomiannya maju punya nilai saham yang nilainya selalu naik.
Sebab, kualitas kinerja perusahaan akan jadi penentu paling utama bagaimana nasib nilai saham perusahaan tersebut.
Itulah mengapa investor wajib mempelajari portofolio, profil jajaran direksi, serta bagaimana evaluasi pergerakan nilai tempat mereka ingin menanam sahamnya selama 4 hingga 5 tahun ke belakang.
Â
Tren
Yang terakhir, nilai saham suatu perusahaan sangat ditentukan oleh tren dan teknologi selama dua atau tiga tahun ke depan.
Bila kita lihat, nilai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi seperti ojek online, toko online, dompet digital, dan akomodasi wisata online punya prospek yang cukup cerah.
Bila kita bisa memperhitungkan tren ini, seperti yang dilakukan oleh Lo Kheng Hong dengan saham Bank Panin, maka keuntungan besar menanti Anda di depan mata.
Untuk bisa memperkirakan hal yang mempengaruhi harga saham, dibutuhkan pengalaman dan ilmu belasan bahkan puluhan tahun. Sebab yang namanya investasi, selalu ada kemungkinan dimana kita rugi karena salah perkiraan pergerakan pasar.
Hal ini sangat normal terjadi dan jangan sampai membuat Anda menyerah.
