Finance

Bringin Inti Teknologi (Bitcorp) Bubar, Lebur ke Satkomindo Mediyasa

TheEconopost.com, PT Bringin Inti Teknologi (BIT) akan dibubarkan dengan cara melebur ke dalam PT Satkomindo Mediyasa (Satkomindo). Setelah penggabungan efektif, badan hukum BIT akan berakhir dan seluruh hak serta kewajibannya beralih kepada Satkomindo Mediyasa sebagai perusahaan penerima penggabungan.

Rencana tersebut tercantum dalam Ringkasan Rancangan Penggabungan PT Bringin Inti Teknologi dan PT Satkomindo Mediyasa yang diumumkan pada 9 September 2026. Penggabungan atau merger tersebut masih harus melalui sejumlah tahapan, termasuk persetujuan pemegang saham kedua perusahaan dan persetujuan Menteri Hukum.

BIT merupakan perusahaan yang didirikan pada 20 Juni 2018 dan berkedudukan di Jakarta Selatan. Perusahaan bergerak dalam bidang industri, perdagangan, dan jasa. Adapun Satkomindo Mediyasa didirikan lebih dahulu, yakni pada 5 Agustus 1992, dan juga berkedudukan di Jakarta Selatan dengan bidang usaha jasa, perdagangan, dan perindustrian.

Yayasan Kesejahteraan Pegawai (YKP) BRI merupakan yayasan yang diamanahkan BRI untuk mengelola dana serta menjalankan program Tabungan Hari Tua (THT) dan Program Pemeliharaan Kesehatan Pensiunan BRI (Prospens). Satkomindo sendiri menjadi anak usaha YKP setelah diakuisisi pada 2018.

Dalam rancangan penggabungan, BIT menjadi perusahaan yang menggabungkan diri, sedangkan Satkomindo menjadi perusahaan penerima penggabungan yang tetap berdiri setelah transaksi efektif.

Seluruh hak dan kewajiban beralih

Berdasarkan rancangan tersebut, pada tanggal efektif penggabungan, seluruh hak dan kewajiban BIT akan beralih kepada Satkomindo Mediyasa sebagai akibat hukum dari penggabungan.

Peralihan itu mencakup aset operasional, liabilitas, ekuitas, serta hak dan kewajiban BIT terhadap pihak ketiga. Dengan demikian, setelah merger berlaku efektif, BIT tidak lagi memiliki status sebagai badan hukum yang berdiri sendiri.

Kajian bisnis yang menjadi dasar rancangan penggabungan menyebut transaksi tersebut diharapkan menciptakan sinergi pendapatan dan biaya sekaligus memperkuat keberlanjutan usaha.

Dari sisi pendapatan, sinergi diharapkan muncul melalui penguatan pasar yang sudah ada, perluasan ke pasar baru, serta penguatan posisi keuangan perusahaan hasil penggabungan. Sementara dari sisi biaya, efisiensi diharapkan diperoleh melalui optimalisasi sumber daya manusia, peningkatan skala ekonomi, dan konsolidasi biaya operasional.

Penggabungan juga diarahkan untuk menyelaraskan portofolio produk dan layanan kedua perusahaan dalam satu ekosistem bisnis. Dengan skala usaha yang lebih besar, perusahaan hasil penggabungan diharapkan memiliki kapabilitas lebih kuat untuk melakukan ekspansi dan meningkatkan daya saing.

Kajian perusahaan memproyeksikan penggabungan dapat meningkatkan nilai ekonomi perusahaan, net present value (NPV), serta sejumlah indikator profitabilitas. Namun, proyeksi tersebut tetap mempertimbangkan prasyarat pemulihan pipeline kontrak utama.

Setelah penggabungan, Satkomindo Mediyasa juga direncanakan menggunakan nama baru, yakni PT Indonesia Digital Koneksy, atau nama lain yang nantinya ditetapkan dan memperoleh persetujuan Menteri Hukum.

Penggabungan belum berlaku pada saat rancangan diumumkan. Transaksi baru efektif setelah memperoleh persetujuan pemegang saham kedua perusahaan dan persetujuan serta surat penerimaan pemberitahuan dari Menteri Hukum atas perubahan anggaran dasar Satkomindo.

Rancangan tersebut juga memberikan kesempatan kepada pihak ketiga, termasuk kreditor BIT dan Satkomindo, untuk menyampaikan keberatan. Keberatan dapat diajukan dalam waktu 14 hari kalender sejak pengumuman rancangan penggabungan.

Apabila sampai batas waktu tersebut tidak terdapat keberatan, pihak ketiga dianggap menyetujui penggabungan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, penilaian dan konversi saham BIT ke dalam saham perusahaan penerima penggabungan akan dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan. Ringkasan rancangan penggabungan belum mencantumkan rasio konversi saham.

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com