News & Event

Amran Kerabat Haji Isam Calon Kuat Ketua PPP, Romahurmuziy: Perlu Figur Extra Ordinary

TheEconopost.com, Peluang Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) semakin terbuka menjelang Muktamar partai pada September 2025. Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP, M. Romahurmuziy atau Gus Rommy, menyebut nama Amran sebagai salah satu figur ideal untuk membawa partai berlambang Kabah itu kembali ke Senayan pada Pemilu 2029.

Dalam keterangan tertulisnya, Senin, 26 Mei 2025, Rommy mengungkapkan kekhawatiran seluruh kader PPP terhadap hasil Pemilu 2024, di mana partai gagal lolos ke DPR RI. “Padahal, secara perolehan, suara DPRD kab/kota masih 8,3 juta atau setara 35 kursi nasional, jauh di atas suara DPR RI yang hanya 5,8 jt. Artinya, PPP dengan sejarah panjangnya ini, secara elektoral masih sangat potensial untuk kembali ke Senayan pada Pemilu 2029,” tulis Gus Rommy dari Amerika Serikat.

Sebagai mantan Ketua Umum PPP dua periode, dia menilai kembalinya PPP ke Senayan membutuhkan sosok yang tidak hanya populer, tapi juga memiliki sumber daya besar. “Karenanya saya berusaha membujuk banyak tokoh yang saya nilai mampu, baik karena ketokohannya, maupun ke-tauke-an nya,” ujarnya.

Dalam proses itu, nama-nama seperti Sandiaga Uno, Dudung, Marzuki Alie, Agus Suparmanto, hingga Anies Baswedan sempat masuk radar. Namun, fokus kini mengerucut kepada Amran Sulaiman.

Menurut Gus Rommy, Presiden ke-7 Joko Widodo juga menilai Amran cocok memimpin PPP. Hal ini disampaikan dalam konsultasi yang dilakukan. “Memang salah satu sebab mengapa kemudian semakin fokus nama Pak Amran karena pak Jokowi tahu persis kualitas dan totalitas Pak Amran jika diberikan sebuah amanah,” jelasnya.

Rommy menyebut nama yang disebutkan berasal dari dirinya pribadi kecuali Agus Suparmanto yag didorong oleh Gus Yasin, yang juga Wakil Gubernur Jawa Tengah. Dia juga menyebut keterlibatan Amran bukan bagian dari agenda tersembunyi pihak tertentu, termasuk pengusaha Haji Isam yang diketahui memiliki hubungan kekerabatan dengan Amran. “Bahwa, yang terjadi di PPP sama sekali bukan upaya Haji Isam utk mengakuisi melalui kerabatnya,” katanya.

Komunikasi internal partai juga telah dilakukan.Rommy menyebut Plt Ketua Umum PPP Mardiono bahkan telah beberapa kali bertemu Amran, termasuk dalam forum halal bihalal dengan sejumlah pengurus wilayah di guest house milik Amran di Makassar.

Meski Amran belum memberikan jawaban final, dia menyebut momen Muktamar masih cukup jauh untuk membuka kemungkinan. “Apakah Pak Amran betul-betul akan menjadi Ketum PPP pada Muktamar September 2025 mendatang? Waktu masih cukup panjang untuk kejutan-kejutan lainnya. Tugas saya dan para senior di DPP hanya menyajikan menu terbaik. Semua keputusan kembali kepada para pemegang suara, yakni muktamirin,” tutupnya.

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com