Rekomendasi Saham Hari Ini (30/9) saat IHSG Berpeluang Rebound
TheEconopost.com, Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini Rabu (30/9/2026) diyakini akan bergerak pada ruang pemulihan. Saham perbankan, konsumer, pertambangan, telekomunikasi, hingga petrokimia masuk dalam daftar pantauan untuk perdagangan hari ini oleh sejumlah sekuritas.
IHSG pada perdagangan kemarin, ditutup turun 0,43 persen ke level 6.121,70. Indeks sempat menyentuh 6.013 sebelum memangkas sebagian pelemahannya.
Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat terdapat ruang bagi IHSG untuk mengalami pemulihan teknikal. Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M Nafan Aji Gusta mengatakan, terbentuknya pola hammer candle, kondisi RSI yang sudah sangat jenuh jual, serta peningkatan volume menjadi sejumlah indikator yang mendukung peluang rebound.
Mirae Asset menempatkan support IHSG pada 6.016 dan 5.851, sementara resistance berada di 6.148 dan 6.330.
Di tengah kondisi tersebut, Mirae Asset menempatkan EMAS, ISAT, dan TPIA sebagai saham yang mendapatkan perhatian melalui analisis teknikal.
Untuk EMAS, Mirae Asset memberikan rekomendasi beli dengan area entry 7.300-7.700. Target harga pertama berada di 7.875, target kedua 8.000, dan target ketiga 8.375. Level support saham tersebut berada di 7.300 dan 6.725.
Mirae Asset juga memberikan rekomendasi beli untuk ISAT dengan area entry 2.200-2.350. Target harga yang dicantumkan masing-masing 2.370, 2.450, dan 2.700, dengan support 2.200 dan 2.020.
Sementara untuk TPIA, Mirae Asset melihat adanya momentum kenaikan dalam rentang perdagangan. Area entry yang diberikan berada di 1.625-1.775, dengan target 1.800, 1.885, dan 2.430. Support berada di 1.625 dan 1.550.
Catatan Mirae Asset tersebut disusun ketika arus dana asing masih menunjukkan tekanan. Net foreign sell IHSG tercatat Rp536,70 miliar pada perdagangan harian, sedangkan secara kumulatif sepanjang tahun berjalan mencapai Rp105,09 triliun.
Selain Mirae Asset, MNC Sekuritas juga menyusun sejumlah saham pilihan berdasarkan analisis gelombang dan pergerakan volume.
Dalam MNCS Daily Scope Wave 30 September 2026, BBCA ditempatkan dalam kategori Trading Buy. Saham BBCA ditutup turun 1,20 persen ke 6.150, tetapi masih disertai dominasi volume pembelian.
MNC Sekuritas memberikan area Trading Buy BBCA pada 6.100-6.150, dengan target harga 6.275 dan 6.400. Batas penghentian kerugian ditempatkan di bawah 6.050.
Untuk ICBP, MNC Sekuritas memberikan strategi Buy on Weakness pada rentang 6.375-6.550. Target harga berada di 7.000 dan 7.175, sedangkan stop loss di bawah 6.275.
Saham MBMA juga masuk daftar Buy on Weakness dengan area 474-490. MNC Sekuritas mencantumkan target 520 dan 550 serta stop loss di bawah 462.
Adapun UNTR ditempatkan dalam kategori Buy on Weakness dengan area 24.600-24.900. Target harga berada di 25.650 dan 26.550, sementara stop loss di bawah 24.300.
MNC Sekuritas mencatat UNTR menguat 3,28 persen menjadi 25.175 pada perdagangan sebelumnya dan berhasil menembus MA60. Sementara MBMA menguat 0,81 persen menjadi 500 dengan peningkatan volume pembelian.
Pilihan saham tersebut berada dalam konteks IHSG yang masih menghadapi risiko koreksi lanjutan. MNC Sekuritas memperkirakan IHSG dalam jangka pendek masih memiliki peluang menguji 6.152-6.196, tetapi memperingatkan kemungkinan koreksi menuju 5.850-5.946.
BRI Sekuritas juga melihat adanya peluang technical rebound setelah IHSG mengalami penolakan di sekitar level psikologis 6.000. Namun, indeks dinilai masih perlu melewati resistance 6.200 untuk membuka ruang pemulihan teknikal lebih lanjut.
Dalam catatan SAPA MENTARI BRI Sekuritas, saham yang menjadi stock pick adalah VKTR, RATU, dan AMRT.
Sementara itu, Sinarmas Sekuritas memproyeksikan IHSG mencoba resistance 6.199 dan selanjutnya 6.227. Area support berada pada 6.029-5.898 dan 5.839.
Untuk saham pilihan, Sinarmas Sekuritas mencantumkan SMIL, TINS, dan EMAS dalam rekomendasi hariannya. SMIL ditempatkan pada kategori speculative buy dengan area entry 424-442 dan target 456-468. TINS juga berada dalam kategori speculative buy dengan area entry 4.420-4.630 dan target 4.750-4.890.
EMAS kembali masuk daftar pilihan Sinarmas Sekuritas. Saham tersebut ditempatkan pada kategori speculative buy dengan area entry 7.200-7.575 dan target 7.800-7.950.
Dengan demikian, daftar saham yang muncul dari sejumlah catatan sekuritas untuk perdagangan 30 September cukup beragam. Mirae Asset menyoroti EMAS, ISAT, dan TPIA, MNC Sekuritas mencantumkan BBCA, ICBP, MBMA, dan UNTR, sedangkan BRI Sekuritas memilih VKTR, RATU, dan AMRT. Sinarmas Sekuritas memasukkan SMIL, TINS, dan EMAS.
Perbedaan daftar tersebut mencerminkan pendekatan teknikal masing-masing sekuritas terhadap kondisi IHSG yang masih berada dalam fase volatil. Di sisi lain, Mirae Asset mengingatkan investor untuk memperhatikan saham dengan fundamental solid, neraca sehat, prospek pertumbuhan yang jelas, dan likuiditas perdagangan yang baik serta menerapkan manajemen risiko secara disiplin.
Tekanan eksternal masih menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Pergerakan harga minyak, yield US Treasury, rupiah, serta data inflasi dan tenaga kerja Amerika Serikat menjadi sejumlah sentimen yang dapat memengaruhi arah pasar dalam jangka pendek. Mirae Asset sebelumnya juga menilai pemulihan aset domestik masih bergantung pada stabilisasi rupiah dan kembalinya arus dana asing.
| Bayar Sesuai Keinginan Anda Terima kasih telah membaca berita istimewa di The Econopost. Jika Anda menyukai jurnalisme kami, dukung kami dengan membeli berita ini sesuai keinginan Anda. Tak ada paywall. Tak ada sponsor yang mengatur isi. Hanya Anda yang membuat kami tetap independen. Berapapun pembayaran Anda, sangat berarti. ![]() Kontribusi Anda sangat berarti bagi kami untuk terus menghadirkan informasi eksklusif sesuai kebutuhan. |

