Sosok

Profil Gabriel Rey, di Balik Rata Kanan Capital yang Bidik Kendali TRUK

TheEconopost.com, Nama Gabriel Reyner Elskayah De Leroy kembali muncul dalam aksi korporasi di pasar modal. Pendiri sekaligus CEO Triv itu kini memperluas langkah bisnisnya melalui PT Pukul Rata Kanan atau Rata Kanan Capital dengan membidik kendali PT Guna Timur Raya Tbk. (TRUK).

Langkah tersebut dilakukan setelah Rata Kanan Capital lebih dulu menguasai 15 persen saham TRUK. Pada 18 September 2026, perusahaan itu membeli 65,25 juta saham TRUK dari PT Catur Dharma Anugerah Surya dengan harga Rp428 per saham. Gabriel juga tercatat sebagai pemegang saham melalui Rata Kanan Capital.

Kini, Rata Kanan Capital berencana menambah kepemilikan hingga 30 persen melalui penawaran tender sukarela. Perusahaan akan menawarkan pembelian maksimal 65,25 juta saham atau 15 persen saham TRUK dengan harga Rp740 per saham.

Jika seluruh saham terserap, kepemilikan Rata Kanan Capital di TRUK akan menjadi 130,5 juta saham atau 30 persen. Dalam pernyataan tender sukarela, penambahan kepemilikan tersebut ditujukan untuk menjadikan Rata Kanan Capital sebagai pengendali TRUK.

“Akuisisi ini menandai babak baru bagi TRUK, sekaligus menjadi langkah strategis dalam pengembangan dan arah bisnis Perseroan ke depan. TRIV Group berkomitmen untuk mendukung keberlanjutan serta pengembangan usaha TRUK, dengan fokus pada penguatan fundamental bisnis dan penciptaan nilai jangka panjang, guna mendorong pertumbuhan positif pada pendapatan, marjin, dan aset Perseroan,” jelas Gabriel dalam keterangan tertulisnya.

Berawal dari Teknologi

Gabriel dikenal sebagai pengusaha yang membangun bisnisnya dari industri teknologi dan aset digital. Berdasarkan laman resmi Triv, Gabriel merupakan pendiri sekaligus CEO Triv yang telah hadir sejak 2015.

Gabriel merupakan lulusan Teknologi Informasi Universitas Kristen Petra. Triv menyebut Gabriel memiliki latar belakang di bidang teknologi, pengembangan sistem, dan keamanan digital sebelum mendirikan platform aset digital tersebut.

Perjalanan Gabriel di industri aset digital berlangsung sejak periode awal perkembangan pasar kripto di Indonesia. Dalam tulisan yang diterbitkan Triv pada 2021, Gabriel menyebut dirinya telah mengenal dan berinvestasi di kripto sejak sekitar 2013–2014.

Di bawah kepemimpinannya, Triv berkembang menjadi platform perdagangan aset digital. Triv juga tercatat menjadi anggota Bursa Kripto (CFX) dan Kliring Komoditi Indonesia (KKI) pada 2024.

Ekosistem bisnis Gabriel tidak hanya berada di platform perdagangan aset digital. Triv juga mengembangkan CryptoWave, platform media dan riset yang berfokus pada kripto, blockchain, dan Web3. Triv menyebut Gabriel turut menginisiasi platform tersebut untuk mendukung literasi dan edukasi mengenai aset digital.

Selain itu, Gabriel mendirikan Veiris, perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dengan pengembangan solusi berbasis blockchain dan kecerdasan buatan, termasuk teknologi verifikasi identitas digital.

Masuk ke Bisnis Investasi

Langkah Gabriel melalui Rata Kanan Capital menunjukkan perluasan aktivitas bisnisnya ke investasi di luar bisnis aset digital.

Berdasarkan pernyataan penawaran tender sukarela yang diumumkan pada 25 September 2026, PRK memiliki modal ditempatkan dan disetor penuh Rp1 miliar. Dari total 1.000 saham, sebanyak 999 saham atau 99,9 persen dimiliki Gabriel, sedangkan satu saham atau 0,1 persen dimiliki Jackqueline Dyea.

Selain Gabriel sebagai direktur utama, susunan pengurus PRK terdiri atas Meliana Hartono sebagai komisaris dan Jackqueline Dyea sebagai direktur.

Meliana Hartono merupakan profesional yang memiliki pengalaman di bidang operasional platform digital dan aset kripto. Meliana merupakan lulusan Product Design & Management dari Universitas Surabaya (UBAYA). Pengalaman tersebut kemudian membawanya ke posisi komisaris di Triv dan komisaris PT Pukul Rata Kanan, perusahaan yang menggunakan nama Rata Kanan Capital dan kini membidik kendali atas PT Guna Timur Raya Tbk. (TRUK).

PRK didirikan pada 25 Agustus 2025 dan berkedudukan di Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan usaha perusahaan meliputi aktivitas perusahaan holding dan konsultasi manajemen lainnya.

Pada 2026, Rata Kanan Capital tercatat masuk sebagai pemegang saham PT Cakra Buana Resources Tbk. (CBRE). Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia yang dikutip IDXChannel, Rata Kanan Capital membeli 46 juta saham CBRE atau sekitar 1,01 persen saham beredar.

Beberapa bulan kemudian, nama Gabriel kembali muncul dalam perubahan kepemilikan TRUK. Bersama Andry Hakim, Gabriel masuk sebagai investor baru TRUK dengan total kepemilikan 20 persen. Gabriel menguasai 15 persen melalui Rata Kanan Capital, sedangkan Andry Hakim memiliki 5 persen melalui PT Hakimson Growth Capital.

Perkembangan berikutnya adalah rencana tender sukarela Rata Kanan Capital. Melalui aksi tersebut, Gabriel melalui perusahaan investasinya membidik peningkatan kepemilikan hingga 30 persen sekaligus posisi pengendali TRUK.

Rencana Pengembangan TRUK

Dalam pernyataan tender sukarela, Rata Kanan Capital menyatakan pengembangan TRUK akan dilakukan secara organik maupun anorganik. Strategi tersebut akan mempertimbangkan kondisi pasar, peluang usaha, strategi perusahaan, hasil evaluasi, dan kemampuan pendanaan.

Rata Kanan Capital juga menyatakan akan mendukung pertumbuhan pendapatan, margin, aset, serta kinerja operasional TRUK.

Namun, pada saat pernyataan tender disampaikan, Rata Kanan Capital belum memiliki rencana untuk mengubah manajemen TRUK. Perusahaan juga belum berencana mengubah ketentuan hubungan ketenagakerjaan maupun membawa TRUK menjadi perusahaan tertutup atau go-private.

Tender sukarela tersebut masih menunggu pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan. Jika sesuai jadwal, periode penawaran berlangsung pada 6 November hingga 7 Desember 2026.

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com