HeadlineIHSG

Wijaya Karya (WIKA) Tambah Modal Anak Usaha Air dengan Skema Debt to Equity Swap

TheEconopost.com, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menambah setoran modal pada perusahaan terkendali, PT Wijaya Karya Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ), melalui skema debt to equity swap. Langkah ini ditempuh untuk menyelesaikan kewajiban utang retensi konstruksi di anak usaha tersebut.

Dalam keterbukaan informasi hari ini, Senin, 5 Januari 2026, Wika menyatakan WTJJ memiliki utang retensi kepada perseroan berdasarkan perjanjian pengalihan piutang per 30 Desember 2025 dengan nilai sekitar Rp52,44 miliar. Kewajiban itu akan dikonversi menjadi penyertaan modal baru di WTJJ.

Perseroan menegaskan transaksi ini dilakukan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berdasarkan POJK 42/2020, transaksi tersebut dikategorikan sebagai transaksi afiliasi karena Wika menguasai 83,78 persen saham WTJJ. Namun, merujuk POJK 17/2020, nilai transaksi tidak termasuk kategori transaksi material karena porsinya terhadap ekuitas perseroan relatif kecil.

Manajemen menjelaskan, konversi utang menjadi ekuitas diharapkan memperbaiki struktur permodalan WTJJ serta memperlancar penyelesaian proyek. Selain itu, langkah tersebut diharapkan mengurangi beban liabilitas konsolidasian.

Wika juga menegaskan bahwa direksi dan dewan komisaris bertanggung jawab atas kebenaran informasi yang disampaikan kepada publik serta memastikan tidak ada fakta material yang disembunyikan dalam keterbukaan informasi tersebut.

WTJJ merupakan anak usaha yang bergerak di bidang pengelolaan air dan infrastruktur terkait. Adapun Wika merupakan perusahaan konstruksi BUMN yang saat ini membawahi berbagai lini bisnis, mulai dari konstruksi, energi, investasi, hingga pengelolaan infrastruktur.

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com