Petrosea Milik Prajogo Pangestu Jelaskan Soal Perkembangan Bisnis dengan Vale (INCO)
PT Petrosea Tbk (PTRO), anak usaha PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melalui PT Kreasi Jasa Persada (KJP), memastikan tengah melakukan finalisasi kontrak jasa pertambangan senilai Rp16 triliun dengan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).
Anto Broto, Sekretaris Perusahaan PT Petrosea, menyatakan bahwa perseroan akan memenuhi kewajiban penyampaian informasi sesuai peraturan No. I-E dan POJK No. 31/2015 setelah kontrak resmi ditandatangani.
“”Dapat kami klarifikasi dan sampaikan, bahwa proyek yang disebutkan di dalam berita memang merupakan salah satu proyek potensial yang masih dalam proses finalisasi kontrak,” ujar Anto dalam keterbukaannya di Bursa Efek Indonesia, Selasa, 14 Januari 2025.
![]() | Terima Kasih Sudah Membaca Berita Premium di The Econopost! Konten yang Anda baca merupakan konten premium. Dukung kami dengan melakukan pembayaran melalui QRIS senilai Rp 5.000. Cukup scan QR code yang tersedia, dan terus nikmati informasi terbaru yang kami sajikan khusus untuk Anda. Kontribusi Anda sangat berarti bagi kami untuk terus menghadirkan informasi tajam, terpercaya, dan eksklusif sesuai kebutuhan. Best Regard |
Dirilis sebelumnya oleh sejumlah media, PTRO akan melayani pertambangan INCO di Bahadopi, Sulawesi Tengah, dengan jangka waktu sepuluh tahun.
Selain kesepakatan dengan Vale Indonesia, PT Petrosea sebelumnya telah menandatangani kontrak kerja sama senilai Rp4,03 triliun dengan PT Bara Prima Mandiri (BPM) di Kalimantan Tengah.
INCO Ganti Komisaris
Sementara itu, Vale Indonesia (INCO) merilis hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan Senin, 13 Januari 2025 yang berlangsung di The Energy Building, Jakarta.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pemberhentian dengan hormat Dr. Ir. Raden Sukhyar dari jabatan Komisaris Independen. Perseroan memberikan pembebasan penuh (acquit et de charge) kepada Raden Sukhyar atas segala tindakan selama masa jabatannya, sepanjang tercatat dalam laporan tahunan dan laporan keuangan konsolidasi, serta tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sebagai penggantinya, Retno Lestari Priansari Marsudi ditunjuk sebagai Komisaris Independen Perseroan, efektif sejak penutupan RUPSLB hingga Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada tahun 2027.
Dengan perubahan ini, susunan Dewan Komisaris PT Vale Indonesia menjadi:
- Presiden Komisaris: Muhammad Rachmat Kaimuddin
- Wakil Presiden Komisaris: Emily Marie Olson
- Komisaris: M. Jasman Panjaitan, Edi Permadi, Fabio De Souza Queiroz Ferraz, Kristina Janet Gauthier, Yusuke Niwa
- Komisaris Independen: Rudiantara, Ir. Marita Alisjahbana, Retno Lestari Priansari Marsudi

