HeadlineIHSG

IPO MDLA, Begini Pembagian Jatah Mandiri Sekuritas (CC) dan Indo Premier (PD)

TheEconopost.com, PT Medela Potentia Tbk (kode saham: MDLA), perusahaan berbasis syariah di sektor layanan kesehatan, tengah menggelar Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) yang berlangsung mulai 27 Maret hingga 11 April 2025. Perseroan menawarkan saham dengan harga Rp188 per lembar, dengan target total dana yang dihimpun mencapai Rp658 miliar.

Pencatatan saham perdana emiten distributor dalam konglomerasi Dexa Group ini akan dilakukan pada 15 April 2025.

Dalam proses IPO ini, Medela Potentia menunjuk dua perusahaan sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek. PT Indo Premier Sekuritas (kode broker: PD) bertanggung jawab atas penjaminan 954,35 juta lembar saham atau sekitar 27,3% dari total penawaran, senilai Rp179,4 miliar. Sementara itu, PT Mandiri Sekuritas (kode broker: CC) bertindak sebagai penjamin utama dengan porsi 2,54 miliar lembar saham atau setara 72,7%, senilai Rp478,58 miliar.

Mandiri Sekuritas juga bertindak sebagai Manajer Penjatahan dan Partisipan Admin dalam proses penjatahan saham. Sesuai ketentuan OJK, penjatahan akan dilakukan secara otomatis oleh sistem pada tanggal 11 April 2025.

Dua Skema Penjatahan IPO MDLA

Penjatahan saham dibagi dalam dua skema: Fixed Allotment (Penjatahan Pasti) dan Pooling Allotment (Penjatahan Terpusat). Untuk Fixed Allotment, alokasi maksimum ditetapkan sebesar 92,4% dari saham yang ditawarkan, dengan porsi khusus juga disediakan untuk karyawan melalui Program ESA (Employee Stock Allocation).

Namun, penjatahan ini tidak diberikan kepada pihak-pihak terafiliasi dengan perusahaan efek penjamin emisi maupun pemegang saham utama Medela Potentia.

Adapun Pooling Allotment diatur sesuai ketentuan OJK untuk penawaran umum kategori III. Dana hasil IPO yang direncanakan sebesar Rp658 miliar mewajibkan alokasi minimal Rp50 miliar untuk investor ritel maupun non-ritel. Alokasi dilakukan dengan perbandingan 1:2 antara investor ritel (pesanan hingga Rp100 juta) dan non-ritel (di atas Rp100 juta).

Jika terjadi kelebihan pemesanan, porsi Pooling akan disesuaikan. Misalnya, jika kelebihan pemesanan mencapai 25 kali lipat dari alokasi minimal, maka alokasi saham untuk Pooling dapat ditingkatkan hingga 17,5% dari total saham yang ditawarkan.

Seluruh proses penjatahan akan dilakukan melalui sistem e-IPO, termasuk penyesuaian dan pembulatan saham dalam satuan perdagangan, serta prioritas berdasarkan urutan waktu pemesanan.

Jadwal IPO MDLA 2025

  • Tanggal Efektif : 25 Maret 2025
  • Masa Penawaran Umum : 27 Maret – 11 April 2025
  • Tanggal Penjatahan : 11 April 2025
  • Tanggal Distribusi Saham Secara Elektronik : 14 April 2025
  • Tanggal Pencatatan Pada PT Bursa Efek Indonesia : 15 April 2025

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com