IPO Hatten Bali (IDX: WINE): Bidang Usaha, Pemilik dan Kinerja Keuangan
Tempias.com, JAKARTA – PT Hatten Bali Tbk. (kode saham: WINE) resmi memulai tahapan IPO. Hatten Bali akan melepas 678 juta saham baru dengan nominal Rp 50. Jumlah ini setara dengan 25,02 persen.
Dalam periode book building, WINE menawarkan harga saham perdana dalam rentang Rp 100 sampai dengan Rp 150. Dengan patoran ini, sebanyak-banyaknya WINE akan meraup dana dari IPo sebesar Rp 101,7 miliar
Hatten Bali (kode saham: WINE) adalah perusahaan dengan bidang usaha pembuatan minuman beralkohol dengan merek dagang Hatten Wines. Perusahaan ini berpusat di Bali dan memiliki kebun anggur di sepanjang pantai utara Bali.
Saat ini pemilik Hatten Wines adalah Ida Bagus Rai Budarsa (50 persen) dan PT Gotama Putra (50 persen). Setelah IPO Struktur ini menjadi Ida Bagus dan Gotama Putra (masing masing 37,49 persen) dan Masyarakat 25,02 persen.
Kedua pemegang saham utama ini telah berjanji ke BEI tidak akan mengalihkan saham yang dimiliki 8 bulan sejak mendapatkan pernyataan efektif pendaftaran.
Penggunaan dana IPO sendiri rencananya, sebanyak 20 persen untuk promosi di luar Bali. Sedangkan 80 persen lainnya akan disalurkan ke anak usaha yakni PT Arpan Bali Utama sebagai modal kerja melalui skema penambahan modal.
Bali Wines per 30 Juni 2022 memiliki aset Rp 307 miliar. Dari jumlah ini sebesar Rp 140 miliar merupakan aset lancar. Sedangkan liabilitas perusahaan mencapai Rp 178 miliar, dengan ekuitas Rp 129 miliar. Sedangkan dari periode laporan 2019, WINE membukukan kerugian 2 tahun terakhir atau pada 2020 dan 2021. Pada tahun lalu, rugi perusahaan mencapai Rp 7,7 miliar.
Sedangkan sebelum pandemi, laba WINE pada 2019 mencapai Rp 29,83 miliar. Untuk periode 2022, per 30 Juni 2022, WINE melaporkan kembali membukukan laba Rp 5,45 miliar.
Jadwal IPO Sementara Hatten Bali (IDX: WINE):
Masa penawaran awal (bookbuilding): 19 Desember s/d 22 Desember 2022
Tanggal Efektif: 29 Desember 2022
Masa Penawaran Umum Perdana: 2 Januari 2023 s/d 5 Januari 2023
Tanggal Penjatahan: 5 Januari 2023
Tanggal Pencatatan di BEI: 9 Januari 2023
(Putra. O, Permana)
