Patrick Walujo Ganti Nama Delta Dunia (DOID) jadi Buma Internasional Grup
TheEconopost.com, PT Delta Dunia Makmur Tbk (IDX: DOID) resmi mengubah nama menjadi PT BUMA Internasional Grup Tbk (BUMA International Group) setelah mendapat persetujuan dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 27 Februari 2025. Perubahan nama ini dilakukan untuk memperkuat identitas PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) sebagai kontraktor pertambangan terkemuka di Indonesia dan internasional.
Ronald Sutardja, Direktur Utama BUMA International Group, menjelaskan bahwa perubahan nama ini bukan sekadar rebranding, tetapi juga menegaskan arah masa depan perusahaan.
“Dengan mengintegrasikan warisan kuat dan rekam jejak BUMA yang solid ke dalam identitas Grup, kami makin mengukuhkan kekuatan utama kami, menegaskan komitmen kami terhadap keunggulan, dan memperkuat reputasi BUMA sebagai grup pertambangan global yang terdiversifikasi,” ujar Ronald dalam keterangan tertulis, Senin, 3 Maret 2025.
Selain perubahan nama, RUPSLB juga menyetujui perombakan susunan dewan komisaris dan direksi. Dian Sofia Andyasuri ditunjuk sebagai Komisaris menggantikan Peter John Chambers yang mengundurkan diri sebagai Komisaris Independen. Sementara itu, Dian Paramita yang sebelumnya menjabat sebagai Deputy Director Group Legal Counsel, diangkat menjadi Direktur.
Seperti diketahui, pemegang saham DOID adalah Northstar Tambang Persada Ltd. (42,66%) yang dikendalikan Patrick Walujo. Selanjutnya saham DOID dipegang oleh publik (43,11%). Lainnya adalah Six Sis Ltd (5,67%). Sedangkan sisanya dimiliki investor di bawah 5% yang di dalamnya termasuk Ronald Sutardja (2,91%).
Berikut susunan kepemimpinan baru BUMA International Group (DOID):
Dewan Komisaris:
- Komisaris Utama & Komisaris Independen: Hamid Awaludin
- Komisaris Independen: Nurdin Zainal
- Komisaris: Ashish Gupta
- Komisaris: Dian Sofia Andyasuri
Direksi:
- Direktur Utama: Ronald Sutardja
- Direktur: Iwan Fuad Salim
- Direktur: Dian Paramita
Manajemen BUMA International Group menyampaikan apresiasi kepada Peter John Chambers atas kontribusinya selama menjabat dan berharap yang terbaik untuk masa depannya. Mereka juga menyambut baik peran baru Dian Sofia Andyasuri dan Dian Paramita dalam mendorong pertumbuhan perusahaan.
Didirikan pada 1990, BUMA International Group memiliki operasi di Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat. Grup ini memperkuat posisinya sebagai pemain global setelah mengakuisisi Atlantic Carbon Group, Inc. (ACG) pada Juni 2024, menjadikannya produsen antrasit bermutu tinggi di AS. Selain itu, Grup juga memperluas portofolio bisnisnya dengan mendirikan PT Bukit Teknologi Digital (BTech) yang fokus pada pengembangan teknologi AI, serta PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU) yang bergerak di bidang pendidikan dan ekonomi sirkular.
| Bayar Sesuai Keinginan Terima Kasih Sudah Membaca Berita Istimewa di The Econopost! Konten yang Anda baca merupakan konten premium. Apresiasi kami dengan melakukan pembayaran melalui QRIS mulai dari Rp.5000 hingga sesuai keinginan. ![]() Cukup scan QR code yang tersedia, dan terus nikmati informasi terbaru yang kami sajikan khusus untuk Anda. Kontribusi Anda sangat berarti bagi kami untuk terus menghadirkan informasi tajam, terpercaya, dan eksklusif sesuai kebutuhan. Best Regard |

