HeadlineIHSG

Calculus Akuisisi 32,19% STAR dari Ronny L, David Darius Haryadi Penerima Manfaat Akhir

TheEconopost.com, Calculus Investment Pte Ltd resmi menjadi pengendali PT. Buana Artha Anugerah Tbk (STAR) setelah menyelesaikan transaksi pengambilalihan saham pada 20 November 2025. Aksi korporasi tersebut memenuhi ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka.

Dalam pengumuman perusahaan bertanggal 21 November 2025, Calculus Investment mengambil alih 1.544.925.000 lembar saham milik PT Kencana Selaras Sejahtera. Jumlah itu setara dengan 32,19% dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan dengan harga Rp 88 per saham. Dengan demikian, Calculus Investment ditetapkan sebagai pengendali baru.

Sementara itu, sisa saham sebesar 67,81% dimiliki masyarakat. Dalam laporannya, perusahaan menyebut penerima manfaat akhir STAR sebelumnya adalah Ronny L melalui PT Kencana Selaras Sejahtera. Di perusahaan ini, Ronny L. bermitra dengan Hennyta Setianingsih (0,01%).

Sementara itu, Calculus Investment adalah perusahaan investasi yang berbasis di 9 Temasek Boulevard, Suntec Tower Two, Singapura, itu kini tercatat dengan susunan kepengurusan yang dipimpin Direktur Mok Choong Leong, Kevin. Adapun pemegang manfaat akhir (ultimate beneficial owner) dari perusahaan cangkang ini adalah David Darius Haryadi Kusuma .

Calculus Investment menyampaikan bahwa tujuan pengendalian adalah untuk ekspansi bisnis. Perusahaan juga menegaskan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan pengendali sebelumnya maupun dengan jajaran direksi dan dewan komisaris perusahaan target.

Pengambilalihan tersebut tidak memerlukan persetujuan dari pihak berwenang mana pun. Sesuai ketentuan POJK 9/2018, setelah pengambilalihan ini, Calculus Investment akan melaksanakan penawaran tender wajib dan mengumumkannya kepada publik.

Profil Buana Artha Anugerah (STAR)

Buana Artha Anugerah didirikan pada 2008 dengan nama PT Star Asia International sebelum berubah menjadi PT Star Petrochem pada 2010. Perusahaan memasuki pasar modal pada 2011 melalui penawaran umum perdana saham di Bursa Efek Jakarta.

Setelah berkembang sebagai perusahaan perdagangan besar dengan komoditas benang, kapas, dan fiber, perseroan memperluas lini usaha pada 2018 dengan menyediakan produk manajer investasi melalui entitas anak.  Dua anak perusahaan langsung yaitu PT Tunas Surya Abadi dan PT Star Semesta Sejahtera. Bisnis manajer investasi terselenggara melalui anak usaha Star Semesta yakni dengan PT Foster Asset Management.

Pada 2019, perusahaan kembali berganti nama menjadi PT Buana Artha Anugerah Tbk sebagaimana diputuskan dalam RUPS Luar Biasa dan disahkan Kementerian Hukum dan HAM.

Dari Redaksi:

Berita ini mengalami perubahan pada latar belakang Ronny L. yang tidak terkait dengan pendiri brand pakaian luar ruang ternama. Terima kasih.

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com