Brigit Biofarmaka (OBAT) Catat Lonjakan Laba pada 2024
TheEconpost.com, PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk. (OBAT) mencatat kinerja positif sepanjang 2024 dengan peningkatan signifikan pada laba bersih dan total aset. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang berakhir 31 Desember 2024, laba bersih perusahaan melonjak 156% menjadi Rp30,49 miliar dibandingkan Rp11,91 miliar pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini terutama didorong oleh peningkatan penjualan serta efisiensi biaya.
Pendapatan PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk mencapai Rp120,63 miliar pada 2024, naik 112% dari Rp56,93 miliar pada 2023. Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya permintaan produk herbal, kosmetik, serta minuman fungsional dan botanikal yang diproduksi perusahaan. Sementara itu, beban pokok penjualan naik 83,2% menjadi Rp62,75 miliar, namun laba kotor tetap meningkat 155% menjadi Rp57,87 miliar.
Dari sisi beban, terdapat peningkatan pada beban penjualan yang naik 115% menjadi Rp8,27 miliar serta beban umum dan administrasi yang melonjak 182% menjadi Rp11,98 miliar. Meski demikian, laba usaha perusahaan naik lebih dari dua kali lipat menjadi Rp38,18 miliar.
Peningkatan Aset dan Liabilitas
Total aset perusahaan naik 81,5% menjadi Rp65,89 miliar pada akhir 2024 dibandingkan Rp36,30 miliar pada 2023. Peningkatan ini didorong oleh kenaikan kas dan setara kas sebesar 59,8% menjadi Rp6,37 miliar serta peningkatan persediaan sebesar 84,5% menjadi Rp13,54 miliar.
Toufin Noor Prambudi, Corporate Secretary OBAT dalam suratnya kepada BEI dikutip hari ini, Sabtu, 1 Maret 2025, lonjakan aset juga terjadi pada uang muka pembelian aset tetap sebesar 880,3% menjadi Rp6,54 miliar, dan aset tetap naik 19,6% menjadi Rp22,11 miliar​.
Di sisi lain, total liabilitas perusahaan turut meningkat 30,9% menjadi Rp22,20 miliar dari Rp16,95 miliar pada 2023. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh peningkatan utang bank sebesar 518,4% menjadi Rp8,34 miliar dan utang lain-lain pihak berelasi jangka panjang yang naik 323,9% menjadi Rp1,82 miliar​.
Dengan peningkatan kinerja ini, laba per saham perusahaan tercatat sebesar Rp49,04 naik dari Rp27,85 pada tahun sebelumnya.
| Bayar Sesuai Keinginan Terima Kasih Sudah Membaca Berita Istimewa di The Econopost! Konten yang Anda baca merupakan konten premium. Apresiasi kami dengan melakukan pembayaran melalui QRIS mulai dari Rp.5000 hingga sesuai keinginan. ![]() Cukup scan QR code yang tersedia, dan terus nikmati informasi terbaru yang kami sajikan khusus untuk Anda. Kontribusi Anda sangat berarti bagi kami untuk terus menghadirkan informasi tajam, terpercaya, dan eksklusif sesuai kebutuhan. Best Regard |

