Adik Prabowo dan Arwin Rasyid Resmi jadi Pemegang Saham Sinergi Digital (WIFI)
Hashim S. Djojohadikusumo, Arwin Rasyid, dan Fadel Muhammad resmi masuk dalam jajaran pemegang saham utama PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge melalui entitas induk.
WIFI adalah perusahaan di sektor infrastruktur digital. Aksi korporasi itu dilakukan setelah serangkaian transaksi yang melibatkan kepemilikan saham melalui perusahaan induk.
Hashim S. Djojohadikusumo, yang merupakan adik Presiden Prabowo Subianto, melalui PT Arsari Sentra Data telah mengakuisisi 45% saham PT Investasi Sukses Bersama, induk usaha Surge.
![]() | Terima Kasih Sudah Membaca Berita Premium di The Econopost! Konten yang Anda baca merupakan konten premium. Dukung kami dengan melakukan pembayaran melalui QRIS senilai Rp 5.000. Cukup scan QR code yang tersedia, dan terus nikmati informasi terbaru yang kami sajikan khusus untuk Anda. Kontribusi Anda sangat berarti bagi kami untuk terus menghadirkan informasi tajam, terpercaya, dan eksklusif sesuai kebutuhan. Best Regard |
Rangkaian transaksi tersebut diawali dengan penandatanganan Akta Jual Beli (AJB) pada 23 Desember 2024, yang melibatkan pemegang saham pengendali dan investor.
Hashim S. Djojohadikusumo, melalui PT Arsari Sentra Data, mengambil 45% saham induk usaha WIFI, yaitu PT Investasi Sukses Bersama.
Tinawati, sebagai pemegang saham, telah menjual 45,00% saham PT Investasi Sukses Bersama kepada PT Arsari Sentra Data, sehingga terjadi perubahan kepemilikan terhadap saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) secara tidak langsung.
Dengan transaksi ini, porsi kepemilikan Tinawati di WIFI menyusut menjadi 24,80% secara tidak langsung melalui kepemilikan 99,99% PT SID. Sebelumnya, Tinawati memiliki 47,35% secara tidak langsung melalui kepemilikan 45,00% PT Investasi Sukses Bersama dan 99,99% PT SID.
Sementara itu, PT Arsari Sentra Data milik Hashim S. Djojohadikusumo kini memegang 22,55% saham WIFI secara tidak langsung melalui kepemilikan 45% PT Investasi Sukses Bersama.
Selanjutnya, TEZ Capital & Finance yang didirikan Arwin Rasyid membeli 27,22% saham PT Media Wiguna Nusantara dari PT Sinergi Investasi Digital.
“Tujuan transaksi adalah untuk investasi dengan status kepemilikan saham secara tidak langsung,” jelas Yune Marketatmo, Direktur Utama WIFI, dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dan diulang dalam pernyataan resmi perusahaan hari ini, Senin, 13 Januari 2025.
Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham Arwin Rasyid di WIFI menjadi 7,50% secara tidak langsung melalui kepemilikan 27,22% PT Media Wiguna Nusantara, dibandingkan sebelumnya yang tercatat nihil.
Fadel Muhammad juga membeli 27,22% saham PT Media Wiguna Nusantara dari PT Sinergi Investasi Digital. Dengan transaksi ini, Fadel memiliki kendali atas 7,50% saham WIFI secara tidak langsung melalui kepemilikan 27,22% PT Media Wiguna Nusantara.
Catatan penting yang perlu menjadi perhatian adalah bahwa perubahan kepemilikan saham WIFI ini dilakukan melalui entitas induk perseroan, sehingga tidak ada saham WIFI yang ditransaksikan secara langsung di pasar.
Harga saham WIFI sendiri, sejak rumor beredar pada awal tahun 2024, telah mencatat kenaikan signifikan dari Rp149 per saham menjadi Rp380 per saham pada penutupan tahun, bahkan sempat menyentuh level tertinggi di Rp458 pada November 2024.
Dari sisi kinerja keuangan, WIFI berhasil mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp504 miliar pada kuartal III-2024, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih bahkan melonjak 355% menjadi Rp158 miliar dari Rp34 miliar.

