Hattrick! Bank Mega (IDX: MEGA) Bagi Dividen Tunai Rp 402, Dividen Saham & Saham Bonus, Ini Jadwalnya!
Tempias.com, JAKARTA- Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Mega Tbk (IDX: MEGA) yang berlangsung 25 Februari 2022 lalu membawa kabar gembira untuk para pemegang saham. Tak hanya membagi dividen tunai, emiten perbankan milik orang terkaya Indonesia, Chairul Tanjung juga akan membagi dividen saham dan dividen bonus.
Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib dalam publik ekspose Kinerja Tahun Buku 2021 menjelaskan untuk dividen tunai perusahaan mengalokasikan 70 persen dari laba bersih Bank Mega tahun 2021 sebesar Rp 4 Triliun yaitu sebesar Rp 2,8 Triliun. Selain itu juga ada pembagian dividen saham atau saham bonus.
“‘Dividen saham atau saham bonus berasal dari kapitalisasi Saldo Laba dan kapitalisasi Tambahan Modal Disetor (Agio Saham) per tanggal 31 Desember 2021,”ujar Kostaman.
Berdasarkan dokumen risalah RUPST, diketahui bahwa laba yang diperoleh dari tahun buku 2021 sebesar Rp 4,008 triliun akan dibagi dalam tiga pos. Sebesar Rp 51,55 juta akan disisihkan sebagai dana cadangan guna memenuhi ketentuan Pasal 70 UUPT.
Selanjutnya sebanyak Rp 2,8 triliun akan dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen tunai. Dengan perhitungan ini maka setiap satu lembar saham akan memperoleh Rp 402. Sisanya, sebanyak Rp 1,2 triliun dibukukan sebagai saldo laba.
BACA JUGA: Simak! Ini Besaran Dividen BBRI per-lembar dan Jadwal Pembagian
Tak hanya mendapat cuan dari dividen tunai, RUPST juga menyetujui pembagian dividen saham. Rapat menyetujui penggunaan laba per 31 Desember 2021 sebesar Rp 10,47 triliun untuk dikapitalisasi sebesar Rp 5,68 triliun dengan menerbitkan Saham Bonus. Adapun saham bonus yang diterbitkan sebanyak 689,41 juta dengan nilai nominal Rp 500 dan harga penerbitan Rp 9.700.
“Rasio Dividen Saham adalah setiap 1.000 (seribu) saham lama akan mendapatkan 99 (sembilan puluh sembilan) saham baru. Harga penerbitan sebesar Rp 9.700,-,”
Belum cukup sampai di situ, RUPST Bank Mega juga menyetujui penerbitan saham bonus yang berasal dari tambahan modal disetor (agio saham) per tanggal 31 Desember 202L sebesar Rp 2,04 triliun. Saham bonus ini diterbitkan dengan dengan nominal Rp 500 dengan jumlah sebanyak 4,08 miliar.
“Rasio Saham Bonus yang berasal dari Kapitalisasi Modal Disetor (Agio Saham) adalah setiap 1.000 saham lama akan mendapatkan 587 saham baru.”
Dari komposisi pembagian dividen saham dan saham bonus ini maka hattrick cuan bisa dirasakan maksimal oleh investor yang memiliki saham minimal 10 lot.
“Dividen saham dan Saham Bonus yang dibagikan akan dilakukan pembulatan ke bawah.”
Berikut Jadwal dividen tunai, dividen saham dan saham bonus Bank Mega
9 Maret 2022 : Tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler & Pasar Negosiasi.
10 Maret 2022 Tanggal Ex Dividen di Pasar Regular & Pasar Negosiasi
11 Maret 2022 Tanggal Cum Dividen di Pasar Tunai
14 Maret 2022 Tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai
11 Maret 2022 Tanggal Daftar Pemegang Saham yang Berhak Menerima Dividen Tunai, Deviden Saham dan Saham Bonus (Recording Date)
15 Maret 2022 Tanggal terakhir Pemegang Saham Asing menyampaikan DGT-01 untuk tarif pajak yang akan diberlakukan atas penerimaan Dividen Saham
23 Maret 2022 Tanggal Pembayaran
BACA JUGA: Catat! Daftar Emiten Pembagi Dividen yang Gelar RUPST Maret Potensi Cuan
Pemegang Saham MEGA
Pembagian dividen tunai, dividen saham dan bonus saham Bank Mega secara otomatis memberi cuan berlipat untuk para pemegang saham. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia, pemegang saham pengendali Bank Mega adalah PT Mega Corpora dengan kepemilikan saham 58,02 persen.
Tak hanya Chairul Tanjung, konglomerat Anthony Salim juga turut kecipratan cuan. Melalui PT Indolife Pensiontama, Salim menggenggam sebanyak 5,7 persen saham MEGA. Sedangkan masyarakat menggenggam sebanyak 36,28 persen saham.
Pada penutupan perdagangan Jumat, 4 Maret 2022 harga saham MEGA didutup pada Rp 10.750. Harga ini telah naik 12,86 persen dibanding perdagangan 7 Februari 2022 di harga Rp 9.525. (Ira Guslina)
