Lelang Tol Bogor-Serpong Via Parung Dimulai, Angkat Portofolio UNTR?
Pemerintah resmi memulai tahapan lelang jalan tol Bogor-Serpong via Parung.Â
Kepastian jalan tol pinggir Jakarta itu seiring dimulainya tahapan prakualifikasi yang diumumkan oleh Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (BPJT PUPR) pada hari ini, Jumat, 18 Februari 2022.
“Proses prakualifikasi akan dilakukan secara elektronik. Peminat dapat melakukan pendaftaran pada jam kerja mulai Senin, 21 Februari hingga Jumat, 20 Mei 2022,” tulis Panitia Lelang BPJT PUPR.
Proyek jalan tol Bogor-Serpong via Parung memiliki panjang 31,1 kilometer. Perkiraan nilai investasi proyek ini adalah Rp 8,9 triliun.Â
Situs SimpulKPBU mencatat proyek ini dirancang dengan mekanisme bangun serah (build operate transfer/BOT).
Operator yang memenangkan jalan tol ini akan menerima konsesi selama 40 tahun. Sedangkan kelayakan proyek memiliki nilai tingkat pengembalian 12,38 persen. Jauh lebih baik dari suku bunga deposito bank pemerintah saat ini yang berkisar 3,5 persen.
Jalan tol Bogor – Serpong via Parung ini merupakan bagian dari rencana jalan lingkar Jakarta 3 (JORR 3).
Titik awal jalan tol ini akan menghubungkan persimpangan Salabenda (Bogor) dan persimpangan Serpong melalui Parung.
“Terdapat interchange dan 2 junction dimana jarak antar simpang adalah kilometer,” jelas Kementerian Pekerjaan Umum dalam lamannya.
Jalan tol ini juga digadangkan menjadi solusi angkutan tambang yang meresahkan warga parung.Â
United Tractor (IDX: UNTR)
Dengan dilelangnya tol ini, maka menjadi jalan terang bagi konglomerasi Astra Group (IDX: ASII) untuk menambah portofolio bisnisnya.
Pasalnya, tol Bogor-Serpong ini diprakarsai oleh PT Pama Persada Nusantara. Anak usaha PT United Tractors Tbk. (IDX: UNTR). Artinya dengan status pemrakarsa, lini bisnis UNTR ini dapat menyamakan penawaran (right-to-match) atas jalan tol sehingga bisa menjadi pemenang dalam lelang.
Pama merupakan perusahaan kontraktor pertambangan. Terutama untuk emas dan batu bara.
Tempias.com mengkonfirmasi peluang Grup Astra di jalan tol Parung ini kepada Danik Irawati, Head of Corporate Communications – Astra Infra. Akan tetapi menurutnya, informasi detail diserahkan kepada BPJT.
Astra Infra merupakan entitas terpisah dari United Tractor. Perusahaan ini merupakan salah satu entitas swasta yang ekspansif mengelola jalan tol di Tanah Air. (Ira Guslina)
