BCA (IDX: BBCA) Cetak Laba Rp 31,4 Triliun, Segini Untung Per Saham
Tempias.com, JAKARTA- PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) konsisten mencatatkan kinerja keuangan solid. Pada tahun buku 2021, perusahaan mencatatkan laba bersih Rp 31,44 triliun.
“Berkat dukungan Anda selama ini, kami berhasil meraih pencapaian kinerja yang baik dalam memperkokoh posisi sebagai bank pilihan utama masyarakat,” jelas Direktur Utama BCA, Jahja Setiatmaja, Jumat, 28 Januari 2022.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan hari ini, laba bersih BCA naik hampir Rp 4 triliun dari sebelumnya Rp 27,1 triliun. Sedangkan laba komprehensif naik tipis Rp 700 miliar menjadi Rp 31,86 triliun.
Peningkatan laba BBCA ditopang oleh pendapatan bunga Rp65,9 triliun dan berkurangnya beban bunga Rp11,3 triliun menjadi 9,5 triliun. Keuntungan juga diperoleh dari peningkatan nilai wajar aset dari sebelumnya minus Rp 891 miliar menjadi untung Rp 335 miliar.
Kenaikan laba juga ditopang peningkatan keuntungan dari transaksi spot dan derivatif forward dari Rp 751 miliar menjadi Rp 1,4 triliun. Juga ada pendapatan komisi Rp 14,6 triliun dari sebelumnya Rp 13 triliun.
Naiknya laba pada tahun buku 2021 ini berimplikasi pada naiknya keuntungan yang diperoleh oleh pemegang saham. Adapun laba bersih per saham naik dari Rp 220 menjadi Rp 250.
Seiring dengan mulai bergeraknya kembali ekonomi masyarakat, BBCA juga mencatatkan peningkatan penyaluran dana pada pihak ketiga. Jumlah kredit yang disalurkan pada UMKM naik menjadi Rp 27 miliar dari sebelumnya Rp 21 miliar. Sedangkan penyaluran kredit pada non UMKM naik menjadi Rp 10,1 triliun dari sebelumnya Rp 7 triliun.
Secara keseluruhan total aset BBCA naik menjadi Rp 1.228 triliun dari sebelumnya hanya Rp 1.075 triliun. Sedangkan modal inti tier I naik menjadi Rp 196 triliun dari sebelumnya Rp 179 triliun. (Ira Guslina)
