Daftar Lengkap 80 Emiten HSC yang Akan Dikeluarkan dari Perhitungan IHSG
TheEconopost.com, Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengeluarkan seluruh saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Berdasarkan hasil pengelompokan per 12 Oktober 2026, terdapat 80 emiten yang masuk kategori HSC.
Kebijakan tersebut disampaikan Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi dan integritas pasar modal Indonesia.
“BEI akan mengeluarkan seluruh saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi dari perhitungan IHSG,” kata Jeffrey, Senin (19/10/2026).
Dengan kebijakan ini, pergerakan harga saham yang masuk kategori HSC tidak lagi memengaruhi pergerakan IHSG. BEI menegaskan saham HSC tetap dapat ditransaksikan di bursa seperti biasa.
Langkah ini bertujuan meningkatkan kredibilitas IHSG agar lebih mencerminkan kondisi pasar yang teratur, wajar, dan efisien, di tengah sorotan MSCI terkait transparansi struktur kepemilikan saham.
Berikut pengelompokan 80 emiten HSC per 12 Oktober 2026 berdasarkan sektor:
1. Barang Baku (8 emiten): ALKA, BAJA, CITA, CMNT, DGWG, PSAB, AGII, IFSH
2. Barang Konsumen Non-Primer (8 emiten): BELI, BIKE, CLAY, KONI, MDIA, POLU, SOTS, SOHO
3. Barang Konsumen Primer (11 emiten): ADES, AGAR, DMND, FAPA, MGRO, PGUN, RLCO, SMAR, SSMS, STTP, YUPI
4. Energi (6 emiten): BREN, DSSA, BYAN, GEMS, MCOL, FITT
5. Infrastruktur (5 emiten): BALI, CMNP, MORA, MTEL, TBIG
6. Keuangan (14 emiten): BBHI, BBMD, BBSI, BINA, BMAS, BNII, BNLI, BSWD, BTPN, LIFE, MAYA, MEGA, INDO, NICK
7. Kesehatan (5 emiten): EPMT, PRAY, SAME, SILO, SRAJ
8. Perindustrian (4 emiten): BDKR, KING, MSJA, SMMT
9. Properti & Real Estat (8 emiten): DUTI, INPP, MKPI, MPRO, RISE, ROCK, SATU, BKDP
10. Teknologi (4 emiten): DCII, DNET, MLPT
11. Transportasi & Logistik (8 emiten): ALII, ELPI, HATM, SAFE, SHIP, TCPI, TMAS, WBSA.
