HeadlineIHSG

Utang Obligasi Baru Danantara Rp11 Triliun Digancar Peringkat AAA oleh Fitch

TheEconopost.com, Fitch Ratings Indonesia menetapkan peringkat tertinggi nasional, ‘AAA(idn)’, untuk tranche kedua utang subordinasi PT Danantara Investment Management (DIM) alias anak usaha Danantara dalam program penerbitan surat utang senilai total Rp65 triliun. DIM sendiri saat ini mengantongi peringkat AAA(idn) dengan prospek stabil.

Tranche kedua tersebut terdiri atas dua seri obligasi. Seri A berupa obligasi berjangka waktu 5 tahun dengan nilai Rp9,807 triliun dan tingkat bunga 2 persen, yang akan jatuh tempo pada 13 Desember 2030. Sementara itu, Seri B memiliki tenor tujuh tahun senilai Rp1,575 triliun dengan bunga 2 persen dan jatuh tempo pada 12 Desember 2032.

Dalam keterangannya, Fitch menjelaskan bahwa peringkat Jangka Panjang Nasional ‘AAA’ merupakan peringkat tertinggi dalam skala nasional dan diberikan kepada penerbit atau instrumen utang dengan ekspektasi risiko gagal bayar terendah dibandingkan seluruh penerbit lain di negara yang sama.

Fitch menilai utang subordinasi DIM dalam denominasi rupiah layak memperoleh peringkat yang sama dengan peringkat jangka panjang nasional entitas tersebut. Obligasi ini tidak dijamin, berada di atas modal saham DIM, namun berada di bawah seluruh kewajiban yang dijamin dan tidak subordinasi. Instrumen ini juga memiliki peringkat yang setara atau pari passu dengan instrumen lain dalam kelas utang yang sama.

Lembaga pemeringkat itu menyamakan peringkat obligasi subordinasi dengan peringkat entitas DIM karena adanya ketentuan percepatan dan gagal bayar silang, serta insentif yang kuat dari pemerintah untuk menghindari gagal bayar selektif. Dengan pertimbangan tersebut, Fitch tidak memandang utang subordinasi DIM memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan utang senior dan tidak mengharapkan perbedaan hasil bagi kreditur subordinasi maupun senior dalam skenario gagal bayar.

Peringkat DIM juga mencerminkan pengaruh signifikan pemerintah Indonesia terhadap operasional entitas tersebut. Fitch mengklasifikasikan DIM sebagai government-related entity (GRE), mengingat perannya sebagai lengan investasi dana kekayaan negara Indonesia dan keterkaitannya yang kuat dengan pemerintah pusat.

Selain itu, Fitch menilai DIM memperoleh manfaat dari ekspektasi dukungan pemerintah yang paling kuat di antara entitas berskala nasional. Penilaian tersebut turut mempertimbangkan Badan Pengelola Investasi Danantara sebagai pemilik penuh DIM, yang memperkuat posisi DIM sebagai GRE dengan mandat kebijakan publik.

Sebelumya, Danantara telah merilis surat utang sebesar Rp55 triliun pada 2025 lalu yang menyasar para konglomerat Tanah Air. Kala itu, Fitch memberikan Peringkat ‘AAA(idn)’/‘F1+(idn)’ yang diterbitkan pada 22 September 2025.

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com