Penjualan Mobil November 2025, Pangsa Pasar Astra (ASII) jadi 52%
TheEconopost.com, Kinerja pasar mobil nasional pada November 2025 menunjukkan sedikit perbaikan secara bulanan di tengah tekanan lanjutan pelemahan daya beli konsumen. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan domestik pada November tersebut mencapai 74.253 unit, naik tipis dibandingkan Oktober yang berada di level 74.015 unit.
Meski demikian, capaian ini di bawah penjualan bulanan periode November 2024 yang mencapai 74.614 unit.
Di tengah kondisi pasar ini, penjualan PT Astra International Tbk (ASII) tercatat 36.041 unit pada November 2025. Angka itu naik dari posisi bulan sebelumnya, 34.888 unit. Dengan capaian penjualan ini, pangsa pasar Astra pada November berada di level 49 persen.
Market share astra ini membaik dibandingkan periode Oktober 2025 sebesar 47% namun turun dibandingkan posisi November 2024 yang mencapai 53%. Sedangkan dihitung sepanjang tahun kalender, market share Astra berada di level 52% berbanding 56% pada tahun sebelumnya.
Model-model di bawah Toyota dan Lexus masih menjadi penopang utama, dengan penjualan 21.729 unit pada November 2025. Daihatsu membukukan 11.684 unit, sementara Isuzu mencatat 2.556 unit. UD Trucks terjual 72 unit.
Di segmen low-cost green car (LCGC), Astra membukukan penjualan 7.161 unit pada November 2025. Capaian itu mendorong pangsa pasar segmen LCGC Astra menjadi 81 persen, meningkat dari 77 persen pada Oktober.
Secara total dalam periode ini, total LCGC yang dijual seluruh merek mencapai 8.878 unit sepanjang bulan November 2025.
Sementara itu, kelompok produsen non-Astra mencatat penjualan 38.212 unit pada November 2025. Mitsubishi memimpin kelompok ini dengan 9.820 unit, diikuti Suzuki 6.102 unit, dan Honda 3.031 unit. BYD dan Denza juga menunjukkan penjualan kuat, mencapai 9.690 unit.
Secara kumulatif Januari–November 2025, total penjualan nasional mencapai 710.087 unit. Astra membukukan 368.426 unit, sementara kelompok non-Astra mencatat 341.661 unit. Sedangkan segmen LCGC secara total terjual 112.135 unit.
Kondisi ini di bawah capaian tahun lalu di mana secara kumulatif telah mencapai 785.714 untuk segmen umum dan 162.320 untuk mobil LCGC untuk penjualan November 2025.
Head of Corporate Communications Astra, Windy Riswantyo, mengatakan perusahaan terus menyesuaikan strategi untuk merespons dinamika pasar otomotif. “Melihat kondisi pasar otomotif nasional yang mengalami pelemahan daya beli serta meningkatnya intensitas persaingan, Astra senantiasa berupaya menghadirkan pilihan kendaraan yang relevan bagi masyarakat Indonesia, seperti peluncuran unit baru hingga ragam penawaran pada pameran otomotif yang baru saja terlaksana, karena kepuasan pelanggan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berharap kondisi pasar dapat berangsur membaik pada tahun depan,” ujar Windy.
Data Gaikindo menunjukkan distribusi ke diler sepanjang tahun memang bergerak fluktuatif. Namun, beberapa merek yang fokus pada kendaraan listrik memperlihatkan peningkatan signifikan, terutama BYD dan Denza.
| Bayar Sesuai Keinginan Anda Terima kasih telah membaca berita istimewa di The Econopost. Jika Anda menyukai jurnalisme kami maka tunjukkan dukung itu dengan membeli berita ini dengan harga sesuai keinginan Anda. Cukup scan QR code yang tersedia lalu bayar sesuai keinginan. Terus nikmati informasi terbaru yang kami sajikan khusus untuk Anda. ![]() Kontribusi Anda sangat berarti bagi kami untuk terus menghadirkan informasi tajam, terpercaya, dan eksklusif sesuai kebutuhan. |

