Mitra Adiperkasa (IDX: MAPI) Gandeng Index Living Mall, Rebut Pasar IKEA (IDX: HERO)?
Tempias.com, JAKARTA – PT Mitra Adiperkasa Tbk (IDX: MAPI) mengumumkan kehadiran bisnis home furniture pada sayap department storenya, SOGO, dengan mengenalkan Index Living Mall. Nama ini merupakan produsen dan peritel produk perabot rumah tangga terbesar di Thailand.Â
Handaka Santosa, Direktur MAPI yang juga Managing Director SOGO Department Store Indonesia mengatakan Index Living Mall akan tersedia di SOGO Department Store, Plaza Senayan dan Kota Kasablanka pada akhir tahun ini.
SOGO merupakan brand department store dalam Grup Mitra Adiperkasa (MAP). Lainnya, konglomerasi ini menjalankan Seibu, Galleries Lafayette, Alun-Alun Indonesia hingga Sephora.
“Kehadiran Index Living Mall juga akan melengkapi kebutuhan furniture & home decoration di SOGO, serta memberikan nilai tambah dengan menyediakan tim desainer khusus untuk memberikan saran, design & pelayanan optimal,” ulas Handaka dalam pernyataan resminya, Rabu, 22 September 2021.
BACA JUGA:Â Direktori Waralaba Indonesia Terbaru : Beda Format Bisnis Waralaba Vs Business Opportunity (BO)
Nantinya, Index Living Mall menempati area seluas 1.550 m2 di SOGO Plaza Senayan dan 1.400 m2 di SOGO Kota Kasablanka. Areal ini menyediakan rangkaian produk home furniture, home decor hingga appliances.
Konsep bisnis ini sebelumnya juga telah dilakukan oleh HERO dengan IKEA Indonesia. IKEA merupakan produsen dan peritel produk perabot rumah tangga terbesar asal Swedia.
Menurut Handaka, konsep yang akan dilakukan MAPI dengan menghadirkan produk berasal dari desainer kelas dunia. Sebagian besar produk ini menggunakan bahan ramah lingkungan dan diproduksi dengan teknologi terbaik.
“SOGO Department Store, sebagai one stop shopping destination di Indonesia terus berkomitmen untuk selalu memenuhi segala kebutuhan dan keinginan dari para konsumen,” janjinya.
BACA JUGA:Â IPO Panca Anugrah (MGLV), Ini Profil Dennis & Kevin Rahardja Sang Putra Mahkota
Arnolda Ratnawati Sidarta, selaku Marketing Director SOGO Department Store Indonesia menyebutkan meski berasal dari Thailand, seluruh furniture & accessories di Index Living Mall juga sudah memenuhi standar Eropa.
Dia menambahkan dengan 4,4 juta anggota MAP Club, maka diharapkan Index Living Mall dapat untuk menjangkau pasar potensial Indonesia yang lebih luas.
Untuk diketahui, MAPI memiliki portofolio lebih dari 150 merek kelas dunia dari department stores, sports, fashion, kids, food & beverage hingga lifestyle.
Tempias.com mengkonfirmasi kepada Melissa Ann Tjahyadikarta, Corporate Communications and Partnership General Manager MAPI SOGO Department Store Indonesia mengenai posisi Index Living Plaza dalam ekosistem MAPI, apakah bagian dari waralaba atau penyewa di SOGO. Namun, hingga berita ini diturunkan, Melissa belum merespon pertanyaan yang disampaikan melalui aplikasi pesan.Â
KINERJA SAHAM MAPI
Per Juni 2021, MAP mengoperasikan lebih dari 2.300 gerai ritel di 79 kota di Indonesia. Konsep ritel utama yang dikelola antara lain Sogo, Seibu, The FoodHall.
Lini fashion & beauty meliputi Zara, Marks & Spencer, Kipling, Nautica, Massimo Dutti, Swarovski, Zara Home, Boots, Sephora.
Untuk kategori sports & leisure, MAPI menjalankan gerai Sports Station, PlanetSports.Asia, Converse, Golf House, Reebok, Skechers, Onitsuka Tiger, Staccato, Clarks.
Lainnya adalah Kidz Station, Smiggle, Lego, Alun Alun Indonesia, Starbucks, Pizza Marzano, Krispy Kreme, Cold Stone Creamery Ice Cream, Godiva, Genki Sushi, Burger King, and Domino’s . Sedangkan di ranah digital meliputi Digimap serta Digiplus.
Pada semester II/2021 ini, MAPI juga telah menghadirkan gerai Subway dan Foot Locker, Inc. peritel specialty atletik yang berbasis di New York.
BACA JUGA:Â Saham IPO, Prospek Imago Mulia (LFLO) & Bidang Usaha
Harga saham MAPI pada perdagangan Rabu, 22 September 2021 ditutup menguat 1,28 persen ke level Rp 790. Meski demikian jika diukur sepanjang tahun berjalan, saham MAPI masih melemah -4,82 persen (year-to-date) dari level Rp 830.
MAPI sendiri mencatatkan pendapatan bersih Rp 9,13 triliun per semester I/2021. Pendapatan ini naik 33,90 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy) dari level Rp 6,8 triliun.
Seiring lonjakan pendapatan, MAPI meraih laba bersih Rp 271,70 miliar. Padahal, di semester I 2021 MAPI masih menanggung rugi Rp 407,93 miliar. (Ira Guslina)
