HeadlineIHSG

Right Issue Adhi Karya (IDX: ADHI) 2022: Ini Jadwal, Rasio dan Harga Pelaksanaannya

Tempias.com, JAKARTA – PT Adhi Karya (persero) Tbk. (IDX: ADHI) memulai tahapan penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) II alias right issue. 

Dalam pengumumannya hari ini, Senin, 17 Oktober 2022, ADHI akan menerbitkan 7,04 miliar saham baru nominal Rp 100 melalui right issue. 

Harga pelaksanaan Right Issue ADHI 2022 ini Rp 550 per lembar. 

Detailnya, rasio saham yang berhak ditebus yakni setiap pemegang 10.000 lembar saham ADHI berhak atas 19.783.232 right. Setiap right berhak ditukar menjadi 1 lembar saham atau dengan kata lain rasio tebus right issue ADHI 1:1,97. 

 

BACA JUGA: IPO Blibli (IDX: BELI) Incar Rp 8 Triliun, Masih Rugi Rp 2,5 Triliun

 

Dengan asumsi seluruh saham terserap, maka ADHI akan mendapatkan tambahan modal sebanyak banyaknya Rp 3,87 triliun.

“Pemegang  saham  utama Perseroan  yakni  Negara  Republik  Indonesia  akan  melaksanakan  haknya  sesuai  dengan  porsi  kepemilikan dalam PUT II ini,” tertulis dalam prospektus. 

Bagi pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya akan tambah modal ini, maka akan mengalami dilusi kepemilikan sebesar 66,42 persen.

Dengan asumsi hanya pemerintah yang menyerap right issue ini, maka struktur saham ADHI setelah IPO menjadi 75,61 persen dari kondisi saat ini 51 persen. Sedangkan kepemilikan masyarakat menjadi 24,39 persen. 

Penggunaan Dana Right Issue ADHI 2022

Dana segar dari right issue ADHI telah disiapkan penggunaannya. Dari injeksi pemerintah sebesar Rp 1,97 triliun maka Rp 1,4 triliun akan disalurkan sebagai setoran modal kepada PT Jogjasolo Marga Makmur dalam rangka pembiayaan pembangunan Tol Solo Yogyakarta ke Bandara Internasional Yogyakarta. 

 

BACA JUGA: Jadwal Dividen 2022, Awal Pekan Giliran Saham ASGR

 

Selanjutnya dana PNM ini sebanyak Rp 0,39 triliun untuk tambahan modal PT Jasamarga Jogja Bawen untuk Tol Yogyakarta Bawen dan PT Karian Waler Services sebesar Rp 0,185 triliun untuk pembangunan SPAM Karian Serpong. 

Selanjutnya, dana yang dari masyarakat jika terserap akan digunakan untuk PT Jogjasolo Marga Makmur sebesar Rp 0,35 triliun, Jasamarga Jogja Bawen (Rp 0,14 triliun), PT Karian Waler Services (Rp 0,06 triliun) dan PT Jalintim Adhi Abipraya (Rp 0,17 triliun). 

“Sisanya akan digunakan untuk investasi di bidang pengolahan limbah dan jalan tol melalui penyertaan modal pada perusahaan yang akan didirikan,” jelas perusahaan lebih lanjut.

 

Jadwal Right Issue ADHI 2022:

  • Tanggal Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST):7 April 2022
  • Tanggal Efektif Pernyataan Pendaftaran HMETD dari OJK: 14 Oktober 2022
  • Tanggal Terakhir Pencatatan (Recording Date) untuk Memperoleh HMETD: 26 Oktober 2022
  • Tanggal Terakhir Perdagangan Saham dengan HMETD (Cum-Right)
    • Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 24 Oktober 2022
    • Pasar Tunai: 26 Oktober 2022
  • Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD (Ex-Right):
    • Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi:25 Oktober 2022
    • Pasar Tunai: 27 Oktober 2022
  • Tanggal Distribusi HMETD:27 Oktober 2022
  • Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia:28 Oktober 2022
  • Periode Perdagangan HMETD:28 Oktober – 8 November 2022
  • Periode Pendaftaran, Pembayaran dan Pelaksanaan HMETD:28 Oktober – 8 November 2022
  • Periode Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD:1 November – 10 November 2022
  • Tanggal Terakhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan:10 November 2022
  • Tanggal Penjatahan:11 November 2022
  • Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan atas pemesanan saham tambahan:15 November 2022

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com