Saham Rajawali Liki Ditawarkan Rp500.000, Peluang Akuisisi Pembangkit Listrik 15,6 MW
TheEconopost.com, Peluang investasi bisnis di sektor ketenagalistrikan terbuka melalui rencana divestasi seluruh saham PT Rajawali Liki Energi (RLE). Dua pemegang saham perseroan, PT Mitra Kerinci dan PT Brantas Energi, menawarkan 100 persen saham RLE kepada calon investor dengan harga pembukaan Rp500.000 per saham.
Penawaran tersebut diumumkan pada 28 September 2026 sebagai bagian dari penataan anak usaha badan usaha milik negara (BUMN) atau streamlining dan optimalisasi portofolio investasi.
Berdasarkan pengumuman bersama para pemegang saham, PT Mitra Kerinci memiliki 44.800 saham atau 55 persen saham RLE. Sementara itu, PT Brantas Energi menguasai 36.657 saham atau 45 persen saham.
Dengan demikian, total saham yang ditawarkan mencapai 81.457 saham. Berdasarkan harga yang ditetapkan Rp500.000 per saham, nilai indikatif seluruh saham yang ditawarkan mencapai sekitar Rp40,73 miliar.
RLE didirikan pada 12 Agustus 2016 sebagai wadah kolaborasi PT Mitra Kerinci dan PT Brantas Energi dalam bidang ketenagalistrikan. Perseroan mengembangkan potensi pembangkit listrik sebesar 15,6 megawatt (MW) yang berlokasi di Jorong Sungai Lambai, Nagari Lubuk Gadang Selatan, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.
Kegiatan usaha utama RLE mencakup produksi tenaga listrik untuk kepentingan umum serta pengoperasian fasilitas pembangkit yang menghasilkan energi listrik dari sumber energi. Kegiatan tersebut juga mencakup pengoperasian sistem distribusi, kegiatan produsen listrik, serta pengoperasian pengubahan kapasitas dan daya listrik.
Calon Investor Harus Memiliki Kemampuan Pendanaan
Dalam proses divestasi tersebut, pemegang saham membuka kesempatan kepada calon investor yang memenuhi sejumlah kriteria untuk menyampaikan minat mengambil alih saham RLE.
Calon investor wajib memiliki legal standing dan kewenangan yang sah, reputasi dan integritas yang baik, serta kemampuan finansial untuk menyelesaikan transaksi. Calon investor juga harus memiliki sumber dana yang sah dan teridentifikasi serta mengungkapkan pemilik manfaat akhir atau ultimate beneficial owner.
Selain itu, calon investor diharapkan memiliki tata kelola internal yang memadai, kesesuaian strategis, serta komitmen terhadap keberlanjutan dan pengembangan usaha RLE.
Calon investor yang berminat harus menyampaikan Expression of Interest atau Letter of Intent paling lambat tujuh hari kalender sejak pengumuman diterbitkan. Selanjutnya, Koordinator Transaksi akan meminta kelengkapan dokumen administrasi dan melakukan proses Know Your Customer (KYC).
Proses penawaran dapat dilanjutkan dengan penandatanganan non-disclosure agreement (NDA), penyampaian non-binding offer, due diligence, binding offer, negosiasi, hingga dokumentasi transaksi.
Koordinator Transaksi dalam proses tersebut adalah Sekretariat Bersama Pemegang Saham PT RLE. Informasi pendaftaran disediakan melalui email mitrakerincisdm@gmail.com dan telepon (0751) 27615.
Pemegang saham menegaskan pengumuman tersebut bukan merupakan penawaran umum sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Pasar Modal. Pengumuman juga bukan merupakan komitmen atau perjanjian yang mengikat pemegang saham untuk menjual saham.
Pelaksanaan transaksi masih bergantung pada hasil proses penawaran dan negosiasi, persetujuan korporasi dan/atau pihak berwenang, serta ketentuan peraturan perundang-undangan dan anggaran dasar yang berlaku.
