Finance

Bahtera Hijau Mandiri Incar 99% Saham Subcontractor PAM Jaya, Anugerah Nusa Sentosa

TheEconopost.com, PT Bahtera Hijau Mandiri (BHM) berencana mengambil alih 99 persen saham PT Anugerah Nusa Sentosa (ANS) dari tiga pemegang saham lama. Rencana pengambilalihan tersebut diumumkan pada 10 September 2026 sebagai bagian dari pemenuhan ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas.

Berdasarkan pengumuman perseroan, Kamis, 10 September 2026, saham ANS yang akan diambil alih berasal dari Abraham George Patikawa, Ronny Alexander Wairy, dan PT Andalas Cipta Semesta.

Rencana transaksi tersebut akan menjadikan Bahtera Hijau Mandiri sebagai pemegang saham mayoritas ANS dengan kepemilikan 99 persen saham perusahaan.

Pengumuman rencana pengambilalihan dilakukan untuk memenuhi ketentuan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

ANS bergerak dalam penyediaan jasa sambungan jaringan perpipaan air untuk kawasan permukiman. Dalam menjalankan kegiatan tersebut, ANS tercatat sebagai subkontraktor PT PAM Jaya dan bekerja sama dengan PT Air Bersih Jakarta.

Adapun Bahtera Hijau Mandiri merupakan perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang pengolahan air minum dan penyediaan air bersih. BHM saat ini memiliki dua anak perusahaan, yakni PT PAM Lyonnaise Jaya dan PT Tata Hijau Selaras.

BHM sebelumnya juga melakukan ekspansi usaha di sektor air melalui akuisisi PT Tirta Bangun Nusantara (TBN). Pada akhir 2022, BHM membeli 99,99 persen saham TBN dari PT Potum Mundi Infranusantara, entitas dalam konglomerasi infrastruktur grup Salim PT Nusantara Infrastructure Tbk, dengan nilai transaksi Rp55 miliar.

Melalui kepemilikan atas TBN tersebut, BHM menguasai kepemilikan pada PT Tirta Kencana Cahaya Mandiri. Perusahaan tersebut memegang konsesi Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cikokol, Kota Tangerang.

Dengan kegiatan usaha dan portofolio tersebut, rencana akuisisi ANS menambah keterlibatan BHM dalam rantai bisnis penyediaan air bersih, khususnya layanan jaringan perpipaan untuk kawasan permukiman.

Meski demikian, pengumuman rencana pengambilalihan ANS belum memuat nilai transaksi maupun rincian mengenai tujuan strategis akuisisi tersebut.

Dalam pengumuman tersebut, BHM juga memberikan kesempatan kepada kreditor dan pihak berkepentingan lainnya yang keberatan terhadap rencana pengambilalihan untuk menyampaikan keberatan secara tertulis.

Keberatan dapat disampaikan paling lambat 14 hari sejak tanggal pengumuman kepada PT Anugerah Nusa Sentosa di Ruko Sektor VII Blok RL Nomor 23, Jalan Pahlawan Seribu, Lengkong Wetan, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten 15322.

Rencana pengambilalihan ini merupakan bagian dari proses perubahan kepemilikan ANS. Pengumuman pada 10 September 2026 sekaligus menjadi pemberitahuan bagi kreditor dan pihak berkepentingan untuk menggunakan haknya sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Perseroan Terbatas.

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com