Aksi Maybank (BNII) Caplok Sekuritas, Manajemen Investasi, dan Asuransi
PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) memperkuat struktur konglomerasi keuangannya dengan mengambil alih kepemilikan pada tiga entitas yang bergerak di bidang sekuritas, manajemen investasi, dan asuransi.
Langkah tersebut dilakukan melalui pengambilalihan PT Maybank Sekuritas Indonesia dan PT Maybank Asset Management, serta pembelian 51% saham PT Asuransi Etiqa International Indonesia (AEII).
Konsolidasi tiga lini bisnis tersebut memperluas peran Maybank Indonesia dalam ekosistem jasa keuangan, dari perbankan hingga pasar modal, pengelolaan investasi, dan asuransi.
Pada bisnis sekuritas, Maybank Indonesia menyelesaikan pengambilalihan saham PT Maybank Sekuritas Indonesia melalui pengalihan 36,367 juta saham dari Maybank IBG Holdings Limited serta pengambilan bagian atas 219,66 juta saham baru yang diterbitkan perusahaan.
Dengan demikian, total saham yang terkait dengan pengambilalihan tersebut mencapai 256,027 juta saham.
Transaksi tersebut dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Nomor 17 tertanggal 4 Agustus 2026. Perubahan data perseroan kemudian memperoleh surat penerimaan pemberitahuan dari Menteri Hukum pada 18 Agustus 2026.
Selain bisnis sekuritas, Maybank Indonesia juga mengambil alih kepemilikan saham PT Maybank Asset Management.
Pengambilalihan mencakup 36.000 saham yang sebelumnya dimiliki Maybank Asset Management Sdn. Bhd. dan 720 saham milik Koperasi Jasa Mitra Anugerah Makmur. Total saham yang dialihkan kepada Maybank Indonesia mencapai 36.720 saham.
Transaksi tersebut dilakukan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Nomor 14 tertanggal 4 Agustus 2026. Perubahan data perseroan memperoleh surat penerimaan pemberitahuan dari Menteri Hukum pada 19 Agustus 2026.
Akuisisi 51% Etiqa
Langkah konsolidasi juga dilakukan Maybank Indonesia di sektor asuransi melalui pembelian 51% saham PT Asuransi Etiqa International Indonesia.
Maybank Indonesia menandatangani akta jual beli saham dengan Etiqa International Holdings Sdn. Bhd. pada 31 Agustus 2026.
Saham yang dibeli terdiri atas 191,25 juta saham kelas A dan 790,14 juta saham kelas B. Secara keseluruhan, jumlah saham yang dibeli mencapai 981,39 juta saham atau mewakili 51% modal PT Asuransi Etiqa International Indonesia.
Nilai transaksi pembelian saham tersebut mencapai Rp21,59 miliar.
Maybank Indonesia menyatakan sumber dana transaksi berasal dari realokasi aset likuid atau high quality liquid assets (HQLA) ke instrumen investasi berbentuk saham.
Setelah transaksi diselesaikan, Maybank Indonesia akan menjadi pemegang saham pengendali PT Asuransi Etiqa International Indonesia. Dalam struktur konglomerasi keuangan, Maybank Indonesia akan berperan sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan Operasional, sedangkan AEII menjadi anggota konglomerasi keuangan tersebut.
Transaksi pembelian saham AEII telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK memberikan persetujuan atas rencana penyertaan modal Maybank Indonesia pada 18 Mei 2026.
Selanjutnya, pada 13 Agustus 2026, Maybank Indonesia memperoleh hasil penilaian kemampuan dan kepatutan sebagai calon pemegang saham pengendali PT Asuransi Etiqa International Indonesia. Akta jual beli saham kemudian ditandatangani pada 31 Agustus 2026.
Dengan pengambilalihan pada tiga entitas tersebut, Maybank Indonesia kini mengonsolidasikan bisnis jasa keuangan di sektor sekuritas melalui PT Maybank Sekuritas Indonesia, manajemen investasi melalui PT Maybank Asset Management, serta asuransi melalui kepemilikan mayoritas di PT Asuransi Etiqa International Indonesia.
