HeadlineIHSG

Astra (ASII) Tender Sukarela Saham AUTO Rp858 Miliar, Ini Alasan Tambah Kepemilikan

TheEconopost.com, PT Astra International Tbk. (ASII) berencana menambah kepemilikan saham di PT Astra Otoparts Tbk. (AUTO) melalui penawaran tender sukarela. Astra menyiapkan dana maksimal Rp858,39 miliar untuk membeli hingga 238,44 juta saham AUTO dengan harga Rp3.600 per saham.

Penawaran tersebut dilakukan untuk menambah kepemilikan Astra International di Astra Otoparts hingga maksimal 4,947%. Astra saat ini telah menjadi pemegang saham pengendali AUTO dengan kepemilikan 80% atau sekitar 3,86 miliar saham.

Apabila seluruh saham dalam penawaran tender terserap, kepemilikan Astra International akan meningkat menjadi maksimal 84,947% atau sekitar 4,09 miliar saham. Meski demikian, transaksi tersebut tidak akan mengubah status Astra sebagai pengendali Astra Otoparts.

Dalam pernyataan penawaran tender sukarela yang diumumkan pada Senin (31/8/2026), Astra menyebut aksi tersebut juga memberikan kesempatan kepada pemegang saham publik untuk merealisasikan investasi mereka melalui harga yang ditawarkan.

Harga penawaran Rp3.600 per saham mengandung premium sekitar 35,57% dibandingkan dengan rata-rata harga tertinggi perdagangan harian saham AUTO selama 90 hari sebelum pengumuman penawaran tender.

Tambah Kepemilikan Tanpa Rencana Go Private

Aksi penawaran tender sukarela ini dilakukan menggunakan dana internal Astra International. Perseroan menyatakan memiliki sumber dana yang cukup untuk memenuhi seluruh kewajiban pembayaran apabila seluruh saham yang menjadi objek penawaran tender diserahkan oleh pemegang saham.

Penambahan kepemilikan tersebut juga tidak diikuti rencana untuk mengeluarkan Astra Otoparts dari Bursa Efek Indonesia.

Astra International menyatakan tetap berkomitmen mendukung perkembangan kegiatan usaha Astra Otoparts dan tidak memiliki rencana untuk melikuidasi perusahaan tersebut.

Selain itu, Astra menegaskan tidak terdapat rencana untuk melakukan delisting saham AUTO maupun mengubah status Astra Otoparts dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup atau go private.

Dengan demikian, tujuan utama aksi korporasi tersebut adalah mempertebal kepemilikan Astra International pada anak usahanya, sekaligus memberikan opsi kepada pemegang saham publik untuk menjual saham mereka dengan harga yang menawarkan premium.

Penawaran tender mencakup maksimal 238.442.293 saham atau 4,947% dari seluruh saham yang telah diterbitkan Astra Otoparts.

Pernyataan penawaran tender sukarela tersebut masih menunggu dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Persetujuan efektif diperkirakan diperoleh pada 6 Oktober 2026.

Apabila telah efektif, periode penawaran tender dijadwalkan berlangsung pada 8 Oktober hingga 6 November 2026. Pembayaran kepada pemegang saham yang mengikuti penawaran tersebut diperkirakan dilakukan pada 13 November 2026.

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com