Profil Darwan Madja Purba, Dokter Mata yang Menjadi Penerima Manfaat Nitrasanata Dharma (JECX)
TheEconopost.com, PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) menempuh perjalanan lebih dari tiga dekade sejak pertama kali didirikan sebagai perusahaan tertutup hingga berkembang menjadi perusahaan publik dengan struktur kepemilikan yang lebih beragam.
Sebelum mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia, Selasa, 7 Juli 2026, Nitrasanata bermula didirikan di Jakarta Pusat dengan nama PT Nitrasanata Dharma berdasarkan Akta No. 526 tanggal 28 November 1990. Akta pendirian tersebut kemudian diperbaiki melalui Akta No. 3 tanggal 2 Januari 1993 dan memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman pada 16 Desember 1993 sebelum diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia pada Mei 1994.
Pada awal berdiri, kepemilikan perusahaan terbagi rata di antara lima pendiri. Masing-masing, yakni Darwan Madja Purba, konglomerat sawit yang kemudian mendirikan RS Mata Klinik Mata Nusantara (KMN) Sjakon George Tahija, Djoko Sarwono, Istiantoro, dan Bondan Hariono, memiliki 20 juta saham atau setara 20 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh sebanyak 100 juta saham. Sementara itu, perseroan memiliki modal dasar sebanyak 500 juta saham.
Seiring perkembangan usaha dan perubahan struktur permodalan, komposisi pemegang saham mengalami perubahan signifikan. Modal dasar perseroan kini mencapai lima miliar saham dengan nilai nominal Rp16 per saham, sedangkan modal ditempatkan dan disetor penuh menjadi 2,93 miliar saham.
Dalam struktur kepemilikan terkini, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 819,8 juta saham atau 28 persen. Posisi berikutnya ditempati Dr. Darwan Madja Purba, SpM, salah seorang pendiri perseroan, dengan kepemilikan 383,7 juta saham atau 13,11 persen.
Di bawahnya terdapat PT Magna Selaras Lestari yang menguasai 10,15 persen saham. Sementara itu, Rayyan Farrel Wardhana Istiantoro dan Nabbil Wardhana Istiantoro masing-masing memiliki 289,45 juta saham atau setara 9,89 persen.
Struktur kepemilikan perseroan juga menunjukkan partisipasi yang kuat dari kalangan dokter spesialis mata serta tenaga medis lain yang menjadi pemegang saham. Di antaranya adalah Dr. Waldensius Girsang, SpM, dengan kepemilikan 6,22 persen, Prof. Dr. Widya Artini Wiyogo, SpM, sebesar 3,70 persen, serta drg. Rifi Aranti, Sp.Perio, sebesar 3 persen.
Selain itu, sejumlah dokter spesialis mata lainnya tercatat memiliki porsi kepemilikan dengan besaran bervariasi, mulai dari sekitar 0,001 persen hingga hampir 2 persen. Nama-nama tersebut antara lain Dr. Hadisudjono Sastrosatomo, SpM; Dr. Darmayanti Siswoyo, SpM; Dr. Vidyapati Mangunkusumo, SpM; Prof. Dr. Tjahjono D.G., SpM, Ph.D.; Dr. Abdul Manan Ginting, SpM; hingga puluhan dokter spesialis mata dan dokter spesialis anestesi yang menjadi bagian dari basis pemegang saham perseroan.
Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa kepemilikan PT Nitrasanata Dharma Tbk tidak hanya didominasi investor institusi, tetapi juga melibatkan komunitas profesional kesehatan yang memiliki keterkaitan dengan kegiatan usaha perseroan. Di sisi lain, keberadaan PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk sebagai pemegang saham terbesar menunjukkan masuknya investor korporasi dalam struktur pengendalian perusahaan.
Dengan modal ditempatkan dan disetor penuh sebanyak 2,93 miliar saham serta portepel sebanyak 2,07 miliar saham, perseroan memiliki ruang untuk melakukan aksi korporasi apabila diperlukan pada masa mendatang. Perjalanan kepemilikan PT Nitrasanata Dharma Tbk pun mencerminkan perubahan dari perusahaan yang semula dimiliki lima pendiri menjadi perusahaan publik dengan basis pemegang saham yang terdiri atas institusi, pendiri, keluarga pendiri, serta para profesional di bidang kesehatan.
Profil Darwan Madja Purba
Dr. Darwan Madja Purba, Sp.M(K), merupakan salah satu tokoh yang berperan dalam perjalanan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX). Selain menjadi salah satu pendiri perseroan, ia kini menjabat sebagai Presiden Komisaris sejak 2015 dan masih tercatat sebagai salah satu pemegang saham individu terbesar perusahaan.
Lahir sekitar tahun 1940, Darwan Madja Purba menempuh pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara dan meraih gelar dokter pada 1967. Ia kemudian melanjutkan pendidikan spesialis mata di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan menyelesaikan pendidikan Dokter Spesialis Mata pada 1976.
Karier profesionalnya dimulai sebagai konsultan pada Departemen Oftalmologi Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta, pada 1976 hingga 1984. Setelah itu, ia memimpin Klinik Mata Jakarta sebagai direktur selama satu dekade, yakni 1984–1994.
Perjalanan Darwan Madja Purba di PT Nitrasanata Dharma dimulai sejak perusahaan berdiri pada 1990. Dalam perkembangan perseroan, ia beberapa kali menduduki posisi strategis, mulai sebagai Direktur Utama pada periode 1994–2005, Presiden Komisaris pada 2005–2011, Direktur Pengembangan Bisnis pada 2011–2012, hingga kembali menjabat Direktur Utama pada 2012–2015. Sejak 2015, ia dipercaya sebagai Presiden Komisaris Perseroan.
Di luar PT Nitrasanata Dharma Tbk, Darwan Madja Purba juga menduduki sejumlah jabatan di perusahaan lain. Ia menjabat sebagai Presiden Komisaris PT NSB sejak 2024, Komisaris PT Mitra Anwari sejak 2020, serta Presiden Komisaris PT Sapta Grha Binanetra sejak 2022.
Dalam struktur kepemilikan PT Nitrasanata Dharma Tbk, Darwan Madja Purba tercatat sebagai pemegang saham individu terbesar kedua setelah entitas grup Emtek yakni PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. (SAME). Ia memiliki 383,7 juta saham atau setara 13,105 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
Sedangkan pada posisi ketiga adalah PT Magna Selaras Lestari yang menggenggam 10,37 persen saham JECX. Dalam entitas ini sendiri, Dr. Darwan Madja Purba, Sp.M(K), menjadi pemegang saham terbesar dengan porsi 19,78 persen, diikuti DR. dr. Waldensius Girsang, Sp.M(K), sebesar 10,48 persen. Selanjutnya, Dra. Rifi Arianti menguasai 6,97 persen saham, sementara Prof. Dr. Widya Artini Wijoyo, Sp.M., memiliki 6,83 persen.
Koperasi Karyawan Jakarta Eye Center memegang 3,92 persen saham dan PT Makmur Candi Sejahtera memiliki 0,67 persen. Adapun sisanya, sebesar 51,35 persen, dimiliki oleh kelompok lain yang terdiri atas para dokter dan karyawan JEC Group, sehingga mayoritas kepemilikan PT Magna Selaras Lestari berada di tangan komunitas profesional dan sumber daya manusia yang terlibat dalam ekosistem JEC Group.
Kepemilikan JECX sebelum IPO
| No | Nama Pemegang Saham | Jumlah Saham | Persentase |
|---|---|---|---|
| 1 | PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk | 819.800.000 | 28,000% |
| 2 | Dr. Darwan Madja Purba, SpM | 383.700.000 | 13,105% |
| 3 | PT Magna Selaras Lestari | 297.155.097 | 10,149% |
| 4 | Rayyan Farrel Wardhana Istiantoro | 289.450.000 | 9,886% |
| 5 | Nabbil Wardhana Istiantoro | 289.450.000 | 9,886% |
| 6 | DR. Dr. Waldensius Girsang, SpM | 182.000.000 | 6,216% |
| 7 | Prof. DR. Dr. Widya Artini Wiyogo, SpM | 108.200.000 | 3,695% |
| 8 | Drg. Rifi Aranti, Sp.Perio | 87.800.000 | 2,999% |
| 9 | Dr. Hadisudjono Sastrosatomo, SpM | 52.450.000 | 1,791% |
| 10 | Dr. Darmayanti Siswoyo, SpM | 37.750.000 | 1,289% |
| 11 | DR. Dr. Vidyapati Mangunkusumo, SpM | 35.100.000 | 1,199% |
| 12 | Prof. Dr. Tjahjono D.G., SpM, Ph.D. | 35.050.000 | 1,197% |
| 13 | Dr. H. Abdul Manan Ginting, SpM | 32.450.000 | 1,108% |
| 14 | DR. Dr. Iwan Soebijantoro, SpM | 31.150.000 | 1,064% |
| 15 | Dr. Soedarman Sjamsoe, SpM | 28.400.000 | 0,970% |
| 16 | Prof. DR. Dr. Yunia Irawati, SpM | 24.700.000 | 0,844% |
| 17 | Dr. Hernawita, SpM | 20.600.000 | 0,704% |
| 18 | DR. Dr. Elvioza, SpM | 20.100.000 | 0,686% |
| 19 | DR. Dr. Johan A.M.M. Hutauruk, SpM | 18.800.000 | 0,642% |
| 20 | DR. Dr. Made Susiyanti, SpM | 18.579.903 | 0,635% |
| 21 | Dr. Gusti G. Suardana, SpM | 15.900.000 | 0,543% |
| 22 | DR. Dr. Gitalisa Andayani, SpM | 14.750.000 | 0,504% |
| 23 | Dr. Admar Anwar, Sp.An-KC | 12.500.000 | 0,427% |
| 24 | DR. Dr. Tri Rahayu, SpM | 11.650.000 | 0,398% |
| 25 | Dr. Florence Manurung, SpM | 11.150.000 | 0,381% |
| 26 | Dr. Ni Retno Setyoningrum, SpM | 8.300.000 | 0,283% |
| 27 | DR. Dr. Setiyo Budi Riyanto, SpM | 8.250.000 | 0,282% |
| 28 | Dr. Referano Agustiawan, SpM | 6.050.000 | 0,207% |
| 29 | Dr. Susilo, Sp.An | 3.450.000 | 0,118% |
| 30 | Dr. Sharita R. Siregar, SpM | 3.150.000 | 0,108% |
| 31 | Dr. Aida Rosita Tantri, Sp.An | 2.400.000 | 0,082% |
| 32 | Dr. S. Reginald Anakotta, Sp.An | 2.100.000 | 0,072% |
| 33 | Dr. Zeiras Eka Djamal, SpM | 1.500.000 | 0,051% |
| 34 | Dr. Devina Nur Annisa, SpM | 1.500.000 | 0,051% |
| 35 | DR. Dr. Emma Rusmayani, SpM | 1.400.000 | 0,048% |
| 36 | Dr. Ferdriva Hamzah, SpM | 1.300.000 | 0,044% |
| 37 | Dr. Mashati Djamil, Sp.An | 1.200.000 | 0,041% |
| 38 | Dr. Augustine Matatula, SpPK | 1.200.000 | 0,041% |
| 39 | Dr. Riyadh Firdaus, Sp.An | 1.000.000 | 0,034% |
| 40 | DR. Dr. Cosmos O. Mangunsong, SpM | 1.000.000 | 0,034% |
| 41 | Dr. Nashrul Ihsan, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 42 | Dr. Astriviani Switania Sari Dirgahayu, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 43 | Dr. Tri Rejeki Herdiana, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 44 | Dr. Soefiandi Soedarman, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 45 | Dr. Ardining Rejeki Sastrosatomo, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 46 | Dr. Damara Andalia, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 47 | Dr. Martin Hertanto, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 48 | Dr. Nina Asrini Noor, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 49 | Dr. Alia Arianti, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 50 | Dr. Valenchia, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 51 | Dr. Arini Safira Akbar, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 52 | Dr. Wahyu Kartika, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 53 | Dr. Joshua Lumbantobing, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 54 | Dr. Niluh Archi Sri Ramandari, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 55 | Dr. Dyah Tjintya Sarika, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 56 | Dr. Anna Nur Utami, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 57 | Dr. Eka Octaviani Budiningtyas, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 58 | Dr. Intan Oktaviana Adiyanto, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 59 | Dr. King Hans Kurnia, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 60 | Dr. Melita Suwan Djaja, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 61 | Dr. Indra Maharddhika Pambudy, SpM | 250.000 | 0,009% |
| 62 | Dr. Anissa Nindhyatriayu Witjaksono, SpM | 60.000 | 0,002% |
| 63 | Dr. Paramastri Arintawati, SpM | 50.000 | 0,002% |
| 64 | Dr. Thariq Emyl Taufik Hasibuan, Sp.An | 50.000 | 0,002% |
| 65 | Dr. Mario Marbungaran Hutapea, SpM(K) | 25.000 | 0,001% |
| 66 | Dr. Brenda Hayatulhaya, SpM | 20.000 | 0,001% |
| 67 | Dr. M. Yoserizal, SpM | 10.000 | 0,000% |
