Voyesta Holding Ambil Perusahaan Swasta Asing Pertama di IKN, Delonix Group
TheEconopost.com, Voyesta Holding Limited mengumumkan rencana pengambilalihan saham PT Delonix Group Indonesia melalui pengalihan hak atas saham secara langsung dari para pemegang saham. Transaksi tersebut akan mengakibatkan terjadinya perubahan pengendalian atas perseroan.
Pengumuman pengambilalihan disampaikan manajemen PT Delonix Group Indonesia pada Selasa (27/1/2026) untuk memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam pengumuman tersebut, perseroan memberikan kesempatan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, termasuk kreditor, untuk menyampaikan keberatan secara tertulis dalam jangka waktu 14 hari sejak tanggal pengumuman.
Keberatan dapat diajukan kepada PT Delonix Group Indonesia dengan alamat korespondensi di Jalan Letjen S. Parman Kav. 8, Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Dikutip dari laman perusahaan, PT Delonix Group Indonesia berdiri pada 2023. Perusahaan ini merupakan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Delonix Group. PT Delonix Group Indonesia memiliki tanggung jawab utama untuk mengembangkan bisnis jaringan hotel di Indonesia.
Pada tahap awal, Delonix Indonesia berencana memperkenalkan dua merek hotel, Ruby Hotel dan Model J Hotel, ke pasar Indonesia dengan fokus pada wilayah Jabodetabek. Tujuan perusahaan untuk menjadi grup hotel terbesar dan terkemuka di Indonesia dalam waktu tiga tahun. Entitas ini menerima investasi dari Sequoia Capital hingga Ocean Link Management.
PT Delonix Group Indonesia sebelumnya tercatat sebagai investor asing pertama yang masuk ke proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Dalam laman resmi, Otorita IKN, perusahaan ini melakukan peletakan batu pertama pembangunan kompleks komersial Delonix Nusantara di Nusantara, Kalimantan Timur, pada September 2024.

Saat itu, Presiden RI Joko Widodo dalam groundbreaking menyatakan investasi Delonix mencerminkan kepercayaan investor mancanegara terhadap daya tarik Nusantara sebagai lokasi investasi. Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Perjanjian Pemanfaatan Tanah antara Otorita IKN dan PT Delonix Group Indonesia.
Delonix Nusantara direncanakan dibangun di atas lahan seluas 24.200 meter persegi dengan konsep kawasan mixed-use yang mencakup hotel, serviced apartment, pusat perbelanjaan, perkantoran, fasilitas olahraga dan kebugaran, serta ruang terbuka hijau. Salah satu fasilitas utama, Model J Hotel, direncanakan memiliki 200 kamar dengan konsep ramah lingkungan.
Presiden Delonix Group Indonesia Bill Lin menyatakan bahwa pengembangan Delonix Nusantara mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap potensi Nusantara dalam memperkuat posisi Indonesia di kawasan Asia Pasifik, khususnya di sektor perhotelan dan pariwisata.
Proyek Delonix Nusantara merupakan bagian dari rangkaian groundbreaking tahap kedelapan di IKN, dengan nilai investasi sekitar Rp500 miliar.
Sementara itu, tidak banyak informasi mengenai Voyesta Holding Limited sebagai calon pembeli. Berdasarkan laman hkg.databasesets.com, calon pembeli ini didirikan pada akhir Agustus 2025 dan berbadan hukum Hong Kong.
