Banjiri Rp 72 Triliun Investasi Ytd, Ini Deretan Saham Buruan Asing
Tempias.com, JAKARTA – Pasar modal Tanah Air kebanjiran dana dari investor asing di tengah sejumlah sentimen global yang membayangi. Sepanjang 2022 ini, net buy asing tercatat mencapai Rp 72 triliun terdiri dari Rp 59,62 triliun di reguler market dan Rp 12,5 triliun di pasar negosiasi.
Meningkatnya minat investor asing di pasar modal dalam negeri ini turut menjadi perhatian Otoritas Jasa Keuangan. Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan indikator perekonomian domestik terus menunjukkan pemulihan sejalan penurunan jumlah kasus Covid-19 serta vaksinasi.
Menurut Anto, pasar saham Indonesia masih menguat. Sampai dengan 22 April 2022, IHSG telah menguat 2,2 persen mtd dan kembali mencatatkan all time high pada level 7.276,19 pada 21 April 2022. Penguatan ini juga diikuti dengan net buy non residen di pasar saham dengan nilai mencapai Rp 14,73 triliun mtd.
“Sementara itu di pasar SBN, non residen mencatatkan outflow sebesar Rp 5,74 triliun sehingga turut mendorong peningkatan rerata yield 14,5 bps,” jelas Anto.
Di saat bersamaan Anto mengatakan, penghimpunan dana di pasar modal melalui Penawaran Umum Saham, Obligasi dan Sukuk hingga 26 April 2022 telah mencapai nilai Rp85,0 triliun, dengan penambahan emiten baru sebanyak 20 emiten. Hal ini menunjukkan optimisme investor domestik maupun global atas perekonomian domestik yang terus pulih.
Nah, apa saja saham yang menjadi buruan asing sepanjang 2022 ini? Berdasarkan data yang dihimpun tim Tempias.com dari Bursa Efek Indonesia berikut deretan saham yang menjadi buruan asing sepanjang 2022.
- Bank Rakyat Indonesia (IDX: BBRI) : Rp 11 Triliun
- Telkom Indonesia Tbk (IDX: TLKM): Rp 8,9 Triliun
- Bank Negara Indonesia (IDX: BBNI) : Rp 5,8 triliun
- Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) : Rp 5,5 triliun
- Astra International Tbk (IDX: ASII) : Rp 3,9 triliun
- Bank Jago Tbk (IDX: ARTO) : Rp 3,4 triliun
- Elang Mahkota Teknologi Tbk 9IDX: EMTK): Rp 3 triliun
- Bank Mandiri Tbk (IDX: BMRI): Rp 2,9 Triliun
- United Tractors Tbk (IDX: UNTR): Rp 1,6 triliun
- Adaro Energy Indonesia Tbk (IDX: ADRO) : Rp 1,2 triliun
- Vale Indonesia Tbk (IDX: INCO): Rp 1,2 triliun
- Merdeka Copper Gold Tbk (IDX: MDKA): Rp 1,1 triliun
Sementra itu asing justru melakukan net sell terhadap saham Bukalapak.com Tbk sebanyak 908 miliar, Ace Hardware Indonesia Tbk (IDX: ACES) Rp 229,5 miliar, diikuti Semen Indonesia Tbk (IDX: SMGR) Rp 61,5 miliar.
Saham lain yang juga dijual adalah Surya Citra Media Tbk (IDX: SCMA: 42,6 miliar, dan saham Unilever Tbk 9IDX: UNVR) Rp 19,3 miliar. (Ira Guslina)
