Kuartal I Moncer, Bank BRI (IDX: BBRI) Catat Kenaikan Laba 123 Persen
Tempias.com, JAKARTA – Bank Rakyat Indonesia mencatatkan kinerja cemerlang pada kuartal I 2022. Usai merampungkan merger pada 2021, BBRI mencatat kenaikan laba bersih konsolidan hingga 123 persen dari Rp 4,6 triliun pada kuartal 1/2021 menjadi Rp 9,7 triliun pada kuartal 1/2022.Â
Kenaikan laba BBRI ditopang oleh peningkatan pendapatan bunga dari Rp 34,6 triliun menjadi Rp 36,7 triliun secara year on year (yoy). Selanjutnya pendapatan premi naik dari Rp 1,6 triliun menjadi Rp 2,7 triliun (yoy).
Sebaliknya, perusahaan juga mencatatkan kenaikan untuk beban tenaga kerja dari Rp 9,4 triliun menjadi Rp 9,5 triliun (yoy). Sedangkan untuk beban promosi naik dari Rp 286 miliar menjadi Rp 325 miliar.Â
Dari rasio keuangan, sepanjang kuartal I/2022 perusahaan mencatatkan peningkatan kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) dari 19,4 persen menjadi 22,39 persen. Untuk nilai NPL (nett) membaik dari 0,86 menjadi 0,77. Sedangkan return on asset (ROA) naik dari 2,65 persen menjadi 3,56 persen.Â
Pada kuartal pertama 2022 ini BRI juga tercatat berhasil melakukan efisiensi yang ditandai dengan membaiknya rasio Beban Operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) daro sebelumnya 76,83 persen menjadi 64,26 persen. Sedangkan Loan Deposit Ratio (LDR) naik dari 86,77 menjadi 87,14.
Sebelumnya pada tahun buku 2021, BBRI juga mencatatkan perbaikan kinerja dengan membukukan laba Rp 31,06 triliun. Selanjutnya laba bersih BBRI dibagi dalam dua pos. Sebanyak 85 persen atau setara Rp 26,4 triliun untuk dividen tunai. Sisanya, sebanyak 15 persen untuk laba ditahan atau setara Rp 4,6 triliun.Â
Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan pemberian Dividend Payout Ratio sebesar 85 persen tersebut dengan mempertimbangkan bahwa saat ini BRI memiliki struktur modal yang kuat dan likuiditas yang optimal dalam rangka ekspansi bisnis dan antisipasi risiko yang mungkin terjadi pada masa mendatang.Â
Dari total dividen ini, Negara Republik Indonesia mendapatkan Rp 14,04 triliun dari total 53,19 persen kepemilikan saham BBRI. Sedangkan pemegang saham lainnya mendapat dividen Rp 174 untuk setiap lembar saham.  (Ira Guslina)Â
