Finance

Telkomsel Ventures Pangkas Modal Disetor Rp262 Miliar

TheEconopost.com, PT Telkomsel Mitra Inovasi (Telkomsel Ventures) mengumumkan rencana pengurangan modal dasar dan modal ditempatkan serta disetor setelah memperoleh persetujuan pemegang saham. Langkah tersebut dilakukan sesuai ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas (UUPT), dengan memberikan kesempatan kepada kreditur untuk menyampaikan keberatan dalam jangka waktu 60 hari.

Berdasarkan pengumuman resmi Perseroan tertanggal 29 Juni 2026, keputusan tersebut disetujui melalui Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham sebagai pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 26 Juni 2026.

Dalam keputusan itu, modal dasar Perseroan dikurangi dari semula Rp2,2 triliun menjadi Rp1,938 triliun. Sementara itu, modal ditempatkan dan disetor dipangkas dari Rp895,84 miliar menjadi Rp633,84 miliar atau berkurang Rp262 miliar.

Perseroan menyatakan pengumuman tersebut dilakukan untuk memenuhi ketentuan Pasal 44 ayat (2) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana telah diubah sebagian melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi undang-undang.

Sesuai Pasal 45 ayat (1) UUPT, para kreditur diberikan waktu selama 60 hari sejak tanggal pengumuman untuk mengajukan keberatan secara tertulis beserta alasannya kepada Perseroan. Surat keberatan ditujukan kepada PT Telkomsel Mitra Inovasi di Telkom Landmark Tower Lantai 11, Jalan Jenderal Gatot Subroto Kavling 52, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan 12710, dengan tembusan kepada Menteri Hukum Republik Indonesia.

Perseroan menegaskan, apabila hingga batas waktu tersebut tidak terdapat keberatan dari kreditur, maka kreditur dianggap menyetujui rencana pengurangan modal sebagaimana diatur dalam ketentuan UUPT.

Pengumuman tersebut ditandatangani Direksi PT Telkomsel Mitra Inovasi di Jakarta pada 29 Juni 2026.

Sebagai gambaran, pada 2020 lalu, Telkomsel Ventures menyelesaikan investasi perdananya dengan komitmen US$ 40 juta untuk belasan perusahaan di Asia Tenggara dan Amerika Utara. Penerima injeksi itu termasuk Delos, Privy ID, Tictag, EVOS Esports, Roambee, Inspigo, Halodoc, Qlue, Sekolahmu, Evermos, Feedloop, Delos, Privy ID, Tictag, EVOS Esports, Roambee, hingga Inspigo.

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com