Profil Albertus Wiroyo Karsono, Ketua Umum AAJI 2026-2028
TheEconopost.com, Rapat Anggota Luar Biasa (RALUB) Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) yang dihadiri 59 perusahaan anggota menetapkan Albertus Wiroyo Karsono sebagai Ketua Dewan Pengurus AAJI untuk sisa masa jabatan yakni 2026-2028.
Dalam pernyataan tertulis, Albertus menyatakan kepemimpinan AAJI harus reliable atau dapat diandalkan oleh perusahaan anggota, regulator, dan masyarakat. Sejumlah prioritas kerja disampaikan, antara lain penguatan sales conduct agar praktik pemasaran berjalan etis dan bertanggung jawab, pelaksanaan peta jalan industri bersama Otoritas Jasa Keuangan untuk memperluas inklusi asuransi, serta peningkatan transparansi tata kelola dan komunikasi industri kepada publik.
“Beberapa fokus utama yang akan menjadi perhatian kepengurusan AAJI ke depan. Pertama, penguatan sales conduct untuk memastikan praktik pemasaran asuransi jiwa berjalan secara etis dan bertanggung jawab. Kedua, pelaksanaan roadmap industri yang telah ditetapkan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan asosiasi akan diarahkan untuk memperluas inklusi asuransi, melalui kerja sama dengan seluruh perusahaan anggota agar perlindungan asuransi dapat menjangkau segmen masyarakat yang lebih luas dan beragam. Ketiga, penguatan transparansi dalam tata kelola organisasi dan komunikasi industri kepada publik,” dikutip dari pernyataan resmi, Rabu, 25 Februari 2026.
RALUB AAJI 2026 juga menetapkan Windawati Tjahjadi sebagai Anggota Dewan Pengawas AAJI hingga 2028, menggantikan Randy Lianggara. Dengan demikian, susunan Dewan Pengawas periode 2025–2028 terdiri dari Firdaus Djaelani, Ricardo Simanjuntak, dan Windawati Tjahjadi.
Profil Albertus Wiroyo Karsono
Nama Albertus Wiroyo Karsono adalah senior di industri asuransi dan telah berkiprah di sejumlah perusahaan. Saat ini, Albertus adalah Presiden Direktur Sun Life Indonesia.
Pria yang besar Pematang Siantar, Sumatra Utara itu menyelesaikan pendidikan sarjana Teknik jurusan Sipil di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada (1986-1990). Karirnya di industri asuransi dimulai pada 1995 setelah sebelumnya mengurus bisnis keluarga di sektor rotan. Pada 2006, ia dipercaya menjabat Direktur Professional Financial Services di PT AXA Life Indonesia. Setahun kemudian, ia diangkat sebagai Presiden Direktur dan CEO PT AXA Mandiri Financial Services untuk periode 2007–2012.
Dia juga sempat memimpin PT. Asuransi Jiwa Bumiputera, (Jan 2017 – Jan 2018) yang membeli aset asuransi jiwa bersama (AJB) Bumiputera 1912. Akan tetapi transaksi ini urung dilakukan dan perusahaan ini berubah nama menjadi Bhinneka Life (2018-2021).
Karirnya sempat menyeberang diluar industri asuransi namun masih disektor keuangan yakni menjadi Country Director-Indonesia BNP Paribas (2021-2025). Dan setelahnya ia berlabuh sebagai CEO Sun Life Indonesia hingga saat ini.
