FinanceSosok

Profil 8 Direksi BPJS Kesehatan 2026-2031, Dirut Berlatar Militer

TheEconopost.com, Presiden Prabowo Subioanto menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 17/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dewan Pengawas dan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Dalam keputusan itu, Presiden menetapkan Prihati Pujowaskito sebagai Direktur Utama, bersama 7 direksi lainnya. Juga ditetapkan Stevanus Adrianto Passat yang berlatar unsur pekerja sebagai Ketua Dewan Pengawas.

Berikut profil singkat Direksi BPJS Kesehatan 2026-2031:

1. Prihati Pujowaskito – Jenderal TNI dengan Keahlian Jantung dan Hukum Kesehatan
Purnawirawan perwira tinggi TNI berpangkat terakhir Mayor Jenderal ini memiliki latar belakang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, serta gelar Doktor Hukum Kesehatan. Sebelumnya, ia menjabat Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Pertahanan RI serta Direktur Pengawasan Medik RSPAD Gatot Soebroto.

2. Abdi Kurniawan Purba – Dokter Akupunktur dengan Pengalaman Praktik Lapangan
Lulusan Universitas Indonesia ini berprofesi sebagai dokter spesialis akupunktur. Ia dikenal aktif sebagai praktisi medis di sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RS Brawijaya, serta terlibat dalam berbagai organisasi profesi kedokteran.

3. Akmal Budi Yulianto – Mantan Kajati Riau di Jajaran Direksi
Berpengalaman panjang di korps Adhyaksa, ia pernah menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Riau serta Direktur Pelanggaran HAM Berat pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung.

4. Bayu Teja Muliawan – 30 Tahun Berkecimpung di Ekonomi Kesehatan
Pakar farmasi dan ekonomi kesehatan ini memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade di pemerintahan. Jabatan sebelumnya antara lain Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Ekonomi Kesehatan dan Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran Kementerian Kesehatan RI.

5. Fatih Waluyo Wahid – Penggerak Tata Kelola Organisasi Medis
Berbasis pada manajemen kesehatan, ia aktif dalam kepengurusan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) serta terlibat dalam birokrasi kesehatan di tingkat daerah maupun nasional.

6. Setiaji – Arsitek Transformasi Digital Kesehatan
Dikenal sebagai pakar integrasi data kesehatan nasional, Setiaji sebelumnya menjabat Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan dan Chief of Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan RI.

7. Vetty Yulianty Permanasari – Akademisi UI Spesialis Kebijakan Kesehatan
Akademisi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ini fokus pada administrasi dan kebijakan kesehatan, dengan keahlian khusus di bidang farmako-ekonomi dan manajemen kesehatan.

8. Sutopo Patria Jati – Mantan Dirut RSND dengan Pengalaman Akademik
Memiliki keahlian di bidang manajemen rumah sakit, ia pernah menjabat Direktur Utama Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Semarang dan juga berkiprah sebagai akademisi di Universitas Diponegoro.

Redaksi

Dukung kami untuk terus menyajikan konten bermanfaat dan memberi insight. Hubungi kami di redaksi@theeconopost.com. Untuk kerja sama iklan dan promosi lainnya ke marketing@theeconopost.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk mengcopy teks yang dibutuhkan hubungi marketing@theeconopost.com